Ads (728x90)


postviews postviews postviews

Dilihat kali

 
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono/ Foto: Mei Amelia-detikcom

JAKARTA, Realitasnews.com - Gedung stasiun televisi swasta DAAI TV di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) Penjaringan, Jakarta Utara, mendapat ancaman bom pada Senin 2 Januari lalu. Polisi saat ini masih menyelidiki pelaku yang mengirimkan ancaman via Facebook tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menegaskan, ancaman itu bohong.

"Itu sudah dilakukan penyisiran saat itu oleh tim Gegana, hasilnya nihil. Pelakunya masih dicari oleh tim Cyber Crime Polda Metro Jaya," ujar Argo dilansir detikcom, Kamis (5/1/2017).

Argo menegaskan, meski teror itu tidak bersifat nyata, namun pihaknya akan menindak tegas pelaku sesuai ketentuan UU ITE.

"Sesuai dengan perintah Pak Presiden, bahwa pelaku penyebar berita hoax akan ditindak tegas," tegas Argo.

Ancaman tersebut ditulis sebuah akun Facebook di dinding laman fans page Facebook DAAI TV. Pelaku menuliskan ancaman akan adanya bom di kantor televisi milik Yayasan Bunda Tzu Chi itu.

Pelaku menuliskan ancaman tersebut sebanyak dua kali pada hari kemarin. Ancaman pertama dituliskan pada pukul 12.50 WIB dan ancaman kedua ditulis selang 3 menit kemudian, tepatnya pada pukul 12.53 WIB.

"I LOVE ISIS, Kami telah beri kejutan di 5 titik gedung DAAI TV. Hitungan 10 menit mulai dari sekarang," tulisan ancaman pada wall Facebook DAAI TV.

"Bom akan meledak," ancaman berikutnya yang diposting pelaku di Facebook DAAI TV pada pukul 12.53 WIB.

(detik.com)

Posting Komentar

Disqus