Ads (728x90)


postviews postviews postviews

Dilihat kali

Pesawat jadi tontonan warga. (Edy S/Okezone)
JAYAPURA, Realitasnews.com - Apa yang terpikir jika sebuah pesawat berbadan besar sejenis Boeing 737-200 terparkir di tengah hutan belantara, bukan di bandara layaknya pesawat yang lain.

Ya, di Kota Jayapura, tepatnya di Kampung Koya Tengah Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, pesawat jenis Boing 737 -200 tertulis di body pesawat milik Trigana Air dengan seri PK YSD terparkir di tengah hutan belantara di wilayah tersebut. Pesawat dengan jumlah kursi maksimum 144 kursi tersebut, dan dengan kapasitas muatan maksimum 12954 kilogram ini, rencananya akan dijadikan restoran.


Keberadaan pesawat sejak akhir tahun lalu inipun menjadi tontonan warga. Bahkan bukan hanya warga sekitar, namun warga yang berdomisili di Kota Jayapura atau di daerah Kabupaten Jayapura juga berkunjung untuk melihat keberadaan pesawat milik ini. Pantauan Okezone, Minggu (29/1/2017) tak hanya menjadi objek selfie, warga juga dengan leluasa bisa masuk ke Kabin pesawat dengan menggunakan tangga darurat berupa balok 5x10 Cm yang disandarkan di mesin pesawat bagian belakang.


Hendra, warga Abepura, misalnya, mengaku penasaran dengan pesawat yang menjadi viral di media sosial warga Papua ini.

"Saya penasaran saja, hanya lihat di media sosial Facebook, banyak teman saya yang memposting foto bangkai pesawat ini, maka hari ini saya bersama teman-teman menyempatkan datang," katanya saat berbincang dengan Okezone.

Diakuinya, dirinya bersama rekannya sempat kebingungan menemukan lokasi pesawat tersebut.

"Petunjuk yang kami dapat memang kurang jelas, hanya dibilang Koya Tengah, sedangkan selama ini kami hanya tahu Kota Timur dan Barat saja. Jadi tadi sempat muter-muter tanya warga," sambungnya.

Lain halnya dengan Imron Rosidi, berbincang saat didalam bangkai pesawat tersebut, Imron begitu dia disapa, sengaja mengajak keluarganya untuk sekedar mengisi waktu libur, dan sekaligus memberikan pelajaran mengenai pesawat untuk anaknya yang masih berumur 6 tahun.

"Saya sengaja ajak keluarga, karena saya sudah tahu lokasi pesawat ini, beberapa waktu lalu saya juga sudah kesini. Ini wisata yang bagus ya, apalagi untuk anak-anak kita, kapan lagi kita bisa bebas masuk kedalam pesawat, sampai ke ruang pilot dan melihat detail isi pesawat. Itung-itung sekalian belajar untuk mereka," papar Imron.

Keberadaan pesawat tersebut juga dimanfaatkan Jainuri, seorang penjual bakso keliling untuk parkir dan menjajakan dagangannya. Dirinya mengaku, pengunjung ramai mendatangai lokasi pesawat tersebut saat hari Sabtu dan Minggu, sementara hari-hari lain sepi, sehingga di dua waktu tersebut dirinya berjualan bakso di lokasi itu.

"Saya baru tahu juga kalau ada pesawat disini. Karena rame orang datang, ya saya juga parkir dan jualan. Awalnya memang sepi, karena mungkin banyak yang belum tahu ya, tapi sekarang sudah ramai tiap Sabtu dan minggu, dab lumayan juga pemasukan di tempat ini kalau rame,"ucapannya meski tidak mengatakan nominal perharinya.

Keberadaan pesawat Boing 737-200 berseri PK YSD tersebut belum diketahui pasti pemiliknya, namun tersiar kabar pemilik adalah salah satu pejabat di Kabupaten Pegunungan Tengah Papua yang telah membeli bangkai pesawat tersebut dari pihak maskapai.  

(okezone.com)

Posting Komentar

Disqus