Ads (728x90)


postviews postviews postviews

Dilihat kali


Walikota Tanjung Pinang, Lis Darmansyah (Fhoto : realitasnews.com)
TANJUNG PINANG, Realitasnews.com - Walikota Tanjung Pinang Lis Darmansyah membuka dialog Keagamaan yang bertajuk Radikalisme dan Tantangan Dalam Kehidupan Bernegara. Dialog yang ditaja  Forum Pemberdayaan Pesantren (FPP) Kepulauan Riau tersebut digelar di Aula Bulang Linggi, Badan Perpustakaan, Arsip dan Museum Kota Tanjungpinang, Selasa (23/8/2016).

Walikota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH, menyampaikan apresiasinya kepada pihak penyelenggara kegiatan ini.

" Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk memberi pemahaman bagaimana kita semua agar dapat memfilter paham radikal yang ada di Provinsi Kepri, terutama di Kota Tanjungpinang", Kata Lis.

Melalui kegiatan ini nantinya, lanjut Lis, para peserta bisa menjadi pelopor untuk mengantisipasi perkembangan pemahaman radikalisme, baik yang ada di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.

" Manfaatkan forum ini sebagai ruang diskusi, apa itu radikalisme dan ciri-cirinya, setidaknya kegiatan ini menjadi modal dasar bagi para peserta untuk mengantisipasi gerak langkah dari aktivitas radikalisme yang ada di Kota ini ",jelasnya

Lis menyadari, masyarakat kota Tanjungpinang bisa dikatakan memiliki tingkat toleransi yang cukup tinggi terhadap warga pendatang, terkadang cenderung tidak memperranyakan asal asul mereka, karena itu, untuk mencegah berkembangnya radikalisme ini, kita perlu lebih waspada kepada orang baru yang masuk di lingkungan kita, " Tuturnya.

Sebelumnya Rizal Siregar selaku Ketua Umim FPP Kepri, mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk membangun komunikasi lintas kelembagaan dalam upaya menciptakan kondusifitas dan keamanan di Kota Tanjungpinang Provinsi Kepri, selain itu meredusir paham-paham radikal yang bertentangan dengan Islam rahmatanlil alAamin di tengah-tengah masyarakat," Jelasnya (lian)

Editor        : Lamra