Ads (728x90)


postviews postviews postviews

Dilihat kali

Kondisi Lantai Taman Wijaya Sekupang Yang Sudah Rusak (Fhoto : realitasnews.com)
BATAM, Realitasnews.com - Belum ada satu tahun lantai Taman Wijaya Sekupang dan beberapa bangunan lainnya sudah banyak rusak, proyek ini baru selesai di bangun akhir tahun 2015 lalu dengan menggunakan dana APBD kota Batam sebesar Rp 782.587.903,-

Taman yang dikerjakan CV. PKL ini memiliki luas  1.244.5 m2 jika dikalkulasi maka untuk satu meter bujur sangkar biaya taman ini sebesar  Rp 628 837,-

Dari pantauan realitasnews.com, taman ini dilengkapi dengan lampu taman, air mancur, bunga dan area pengunjung, kamar mandi.

Dari seluruh luas taman Wijaya Sekupang diperkirakan hanya sepertiganya ada bangunan fisik seperti area pengunjung, kamar mandi ,air mancur, dan lampu taman selebihnya tanaman bunga.

Lantai keramik area pengunjung saat ini sudah banyak yang rusak bahkan dinding keramik tempat duduk pengunjung keramiknya sudah ada yang lepas sehingga mengganggu kenyamanan setiap pengunjung.

Untuk jenis tanaman di Taman Wijaya Sekupang ini tidak ada tanaman yang istimewa yang harganya mahal hanya berupa tanaman biasa seperti tanaman rerumputan, tanaman pagar, tanaman palem biasa dan tanaman buah buahan.

Dari informasi yang dihimpun tidak banyak tanaman yang di datangkan dari luar untuk di tanam di taman ini sebagian besar sudah tumbuh di Taman ini artinya si kontraktor hanya tinggal merawat atau menghias tanaman yang sudah ada.

Kuat dugaan biaya pembuatan taman ini di mark up oleh Dinas Kebersihan dan Pertamaman (DKP) kota Batam.

Selain itu, Bidang Pertamanan DKP kota Batam dinilai kurang melakukan pengawasan pasalnya proyek penataan lanjutan Taman Wijaya Sekupang ini bersama 5 taman lainnya baru selesai dibangun akhir bulan Desember 2015 lalu dan seharusnya  pihak kontraktor. melakukan pemeliharaan  selama enam bulan.

Kepala Bidang Pertamanan DKP Batam, Irwan Sahputra tidak bersedia memberi komentar saat ditemui realitasnews.com di ruang kerjanya, Rabu (1 4/9/2016).

" Waduh saya buru buru ini pak, mau ke kantor Pemko Batam ada urusan,"ujarnya

Okta salah satu pegawai Irwan Sahputra menyebutkan agar membuat pertanyaan secara tertulis saja untuk di tujukan ke Infokom.

"Buat saja materinya pertanyaan bapak secara tertulis ,"kata Okta.

Ketua komisi I DPRD Batam, Nyangnyang Harris Pratamura menyebutkan seharusnya Bidang Pertamanan DKP Batam memperhitungkan dengan cermat luas fisik yang akan di bangun serta tanaman apa yang akan di tanam di taman Wijaya Sekupang ini.

"Nanti kita akan pelajari dan pantau di lapangan saya mau rapat dulu di gedung serbaguna  DPRD Batam,"ujarnya.

Dihimbau kepada penegak hukum untuk mengaudit proyek Taman Wijaya Kusuma ini. (Pay)

Posting Komentar

Disqus