Ads (728x90)


postviews postviews postviews

Dilihat kali

Walikota Tanjungpinang,Lis Darmansyah Menghadiri Acara Silahturahim Keluarga Besar Tambelan (Fhoto : realitasnews.com) 
TANJUNG PINANG, Realitasnews.com - Walikota Tanjung Pinang, Lis Darmansyah menghimbau agar masyarakat Tambelan dapat melestarikan dan merawat rumah adat Gemenschatt, pasalnya rumah adat Gemenschatt merupakan rumah adat Tambelan sebagai cagar budaya yang tidak bisa dirubah bentuknya namun bisa dirawat, dimamfaatkan dan dikembangkan.

Hal ini disampaikan Lis Darmansyah saat menghadiri acara silahturahim  Keluarga Besar Tambelan se-Indonesia yang digelar di Aula Bulang Linggi, Badan Perpustakaan Arsip dan Museum Kota Tanjungpinang, Selasa (27/9/2016) malam.

Acara silaturahim Keluarga Besar Tambelan se-Indonesia ini digelar agar dapat merajut persaudaraan dan merekatkan hubungan segenap keluarga besar Tambelan yang berada di Jakarta, Kalimantan, Pekanbaru, Batam, Bintan, hingga yang berada di pelosok daerah lainnya.

Lis Darmansyah yang juga Dewan Penasihat Kerukunan Keluarga Tambelan (KKT) menyebutkan  Keberadaan rumah adat masyarakat Tambelan merupakan indentitas masyarakat Tambelan yang telah ada dalam sejarah di Provinsi Kepri.

"Saya berharap rumah adat Gemenschatt yang menjadi suatu kebanggaan dan jati diri dari masyarakat Tambelan, harus lestarikan dan dirawat," tegas Lis

Pada kesempatan itu Lis sapaan akrab Walikota Tanjungpinang, mengatakan bahwa masyarakat Tambelan telah banyak menoreh sejarah di Kepulauan Riau," Lahirnya Kepulauan Riau tak lepas dari peran masyarakat Tambelan ", Ujarnya

Hal senada disampaikan ketua Ikatan Keluarga Tambelan (IKT) se-Indonesia, H Mas Ismail, mengatakan acara silahturahim ini mengambil thema masyarakat Tambelan yakni  "Menjadikan Rumah Adat Gemenschatt yang Bermartabat ",

"Jadi selain untuk melepas rindu, acara silahturahim ini juga akan membahas bagaimana untuk melestarikan rumah adat Gemenschatt yang menjadi suatu kebanggaan dan jati diri dari masyarakat Tambelan," kata H Mas Ismail.

Acara silahturahim ini, lanjut H Mas Ismali, akan membahas mengenai teknisnya agar gedung rumah adat Gemenschatt bisa dimanfaatkan dengan baik, dan orang-orang yang mengaturnya harus benar-benar yang bisa menjaga budaya Tambelan.

"Jadi warga Tambelan memiliki aset yang bisa menghasilkan, ",jelasnya (pay)

Posting Komentar

Disqus