ads


Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Sponsor

 Space Iklan Kosong...!! Pajang iklan Anda disini Hubungi Redaksi
Ilustrasi 
BATAM,Realitasnews.com  - Kapal patroli Bea dan Cukai Batam dengan nomor lambung 15025 terbakar di perairan Tanjung Sengkuang Batam, Rabu (28/9/2016) malam. Sumber api berasal dari tangki bahan bakar yang tiba tiba saja meledak sehingga membuat nahkoda dan tiga orang petugas Bea Dan Cukai terpental, salah seorang diantara mereka yakni kepala kamar mesin mengalami luka berat, kaki sebelah kanan dan lengan kirinya patah.

Kabid Pembimbingan Kepatuhan Layanan Informasi Bea Dan Cukai Batam, Yosef H ketika ditemui di ruang kerjanya, Kamis (29/9/2016) membenarkan atas terbakarnya kapal patroli tersebut.

Yosef H menyebutkan kronologis kejadiannya, ketika komandan patroli yang sekaligus merangkap nahkoda kapal Patroli 15025, Muhammad Israni bersama Mualim I, Ahmad Muamal Nasution dan kepala Kamar Mesin, Imron Wahyudi serta Parmubakti,  Andrie Sudirman melakukan tugas patroli.

"Mereka berangkat dari pangkalan sarana operasi Sekupang Rabu (28/9/2016) sore sekitar pukul 18.30 Wib,"kata Yosef

Di dalam perjalanan saat melakukan patroli laut,lanjut Yosef, di perairan Tanjung Sengkuang sekitar pukul 20.30 wib tiba tiba saja terjadi ledakan dari dalam tangki bahan bakar yang ada di bawah kemudi kapal.

"Akibat ledakan tersebut, Ahmad Muamal Nasution, Imron Wahyudi,  Andrie Sudirman yang saat itu berdiri persis di atas tangki bahan bakar terpental namun mereka terpental masih di dalam kapal,"jelas Yosef

Mungkin, lanjut Yosef,  lantaran laju kapal patroli lambat membuat mereka bertiga terpental tidak begitu jauh.

Begitu mengetahui kapal patroli 15025 terbakar, Ahmad Muamal Nasution dan Andrie Sudirman melompat ke laut dari sisi kanan kapal, sementara Muhammad Israni dan Imron Wahyudi melompat ke laut dari sisi kapal yang lain.

" Setelah terjun kelaut, Muhammad Israni selaku komanda Patroli langsung mencari ketiga anggotanya namun hanya  Ahmad Muamal Nasution dan Andrie Sudirman yang Ia temukan sedang mengapung tidak jauh darinya sementara Imron Wahyudi sempat terbawa arus ,' jelas Yosef

Mengetahui ke dua anggotanya selamat, lanjut Yosef, Muhammad Israni langsung mencari bantuan dan ia menemukan kapal pompong milik nelayan.

Muhammad Israni langsung menaikkan dua anggotanya ke dalam pompong lalu mereka mencari Imron Wahyudi.

Muhammad Israni, kata Yosef mengalami luka ringan sementara Ahmad Muamal Nasution mengalami patah tulang kaki kanan dan luka bakar dibagian punggungnya sedangkan Andrie Sudirman mengalami patah tulang di bawah ankle dan luka bakar ringan.

"Dengan menggunakan kapal Pompong tersebut mereka bertiga dibawa ke pelabuhan Tanjung Sengkuang dan langsung di evakuasi ke Rumah Sakit Budi Kemulian, Batam, " kata Yosef

Sedangkan Imron Wahyudi, lanjut Yosef terpisah dari ketiga rekannya, Ia ditemukan warga di pantai Nongsa sekitar pukul 24 00 wib diselamatkan oleh warga. Ia mengalami patah tulang pada kaki kanan dan kaki kirinya, lengan kirinya juga patah selain itu Ia mengalami luka memar dan luka bakar ringan.

Kini Nahkoda kapal, Muhammad Israni telah pulang ke rumahnya sementara ketiga rekannya masih dirawat di RS Budi Kemulian.Sedangkan Kapal Patroli nomor lambung 15025 masih berada di perairan Tanjung Sengkuan, Batam. (Pay)

About Redaksi News

www.realitasnews.com Terwujud sebagai portal berita independen dan menyuguhkan informasi kepada masyarakat serta mengungkap fakta dengan data.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

Top