Ads (728x90)


postviews postviews postviews

Dilihat kali

 
Anggota Komisi II DPRD Tanggerang Kunker Ke Batam (Fhoto : Istimewa)
BATAM, Realitasnews.com – Anggota Komisi IV DPRD Batam, Udin Sihaloho mengatakan pendidikan di kota Batam masih miris bahkan daya tampung sekolah Negeri dari tingkat SD,SMP dan SMA serta SMK masih kurang hal ini disebabkan kurangnya gedung sekolah yang dimiliki oleh pemerintah lantaran yang memegang Hak Pengelolaan Lahan di Batam adalah BP Batam bukan Pemko Batam.

“Pemko Batam hanya membangun gedung sekolah saja tetapi yang memiliki lahan adalah BP Batam, “ kata Udin Sihaloho saat menyambut anggota Komisi II DPRD Tanggerang melakukan kunjungan kerja ke DPRD Batam, Senin (18/7/2017).

Seharusnya, dikatakan Udin, yang melakukan kunker adalah DPRD Batam bukan anggota DPRD Tanggerang.

Hal ini disampaikannya usai mendengarkan penjelasan perwakilan anggota Komisi II DPRD Tanggerang, Suparmi yang menjelaskan bahwa di Tanggerang setiap sekolah telah menerapkan wajib belajar 12 tahun sehingga penerimaan pelajar dari SD,SMP dan SMA atau SMK gratis semuanya.

Suparmi menjelaskan bahwa kota Batam yang berbatasan dengan Singapura dan Malaysia tentunya perkembangan dunia pendidikan di Batam sudah maju pesat dibandingkan dengan mutu pendidikan di Tanggerang.

Namun mendengar penjelasan Suparmi tersebut Udin Sihaloho secara terus terang mengatakan seharusnya yang kunker adalah anggota DPRD Batam ke  DPRD Tanggerang.

Udin menyebutkan Pemko Batam selalu kesulitan untuk membangun gedung sekolah negeri baru lantaran yang memiliki lahan adalah BP Batam.

Bahkan pada kesempatan itu Ia juga menyebutkan masih adanya ego dari pemimpin Batam, sehingga terkesan telah terjadi dua lisme kepemimpinan. Padahal, kalo dua pemimpin ini lebih mengutamakan kepentingan masyarakat bisa menghasilkan output yang sangat baik.

Dipenghujung kegiatan ini pihak DPRD Kota Batam dengan perserta kunker dari DPRD Tanggerang saling memberikan cendera mata.

(DK/Lian)

Posting Komentar

Disqus