Ads (728x90)


postviews postviews postviews

Dilihat kali


Bupati Karimun, Aunur Rafiq Tinjau Pemangkasan Hutan Kota Dijalan Tengku Umar (Fhoto : Aljupri/ realitasnews.com)

KARIMUN, Realitasnews.com - Bupati Karimun, Aunur Rafiq melakukan pemantauan terhadap pemangkasan hutan kota di tepi jalan Teuku Umar yang longsor beberapa hari lalu akibat curah hujan yang tinggi.

Saat memantau Rafiq sempat melarang petugas yang akan memangkas habis pohon-pohon berukuran besar di tebing Bukit Senang itu. Kepada petugas Rafiq mengatakan pemangkasan hanya untuk dahan-dahan yang dianggap dapat mencelakai warga saja.

"Jangan dipangkas semua. Ini kan gunanya untuk menahan longsor. Kalau dihabiskan tak ada yang menahan," kata Rafiq.

Orang nomor satu di Bumi Berazam ini menjelaskan pohon hutan kota yang telah berusia puluhan tahun itu adalah sesuatu yang harus dipertahankan dan dijaga. Ia juga menyebutkan jika pemerintah juga tidak akan melakukan peremajaan pohon di lokasi itu.

"Kita pangkas, tapi tidak pangkas habis. Kita hanya memotong dahan-dahan yang kita anggap rawan apabila ada angin ribut atau hujan lebat," ungkapnya.

Untuk mengantisipasi terjadinya longsor kembali, pemerintah daerah di tahun 2017 akan dibangun turap di beberapa bagian tebing.

Selain itu pemerintah daerah Karimun akan menambah hutan kota baru di enam titik di sekitaran danau bekas galian tambang timah.
“Lokasi yang akan dijadikan hutan kota tersebut antara lain, wilayah danau Pongkar, Sei Bati, Sentani, danau belakang Makodim 0317/TBK, Dang Merdu dan wilayah pesantren Ar-Raudah,” jelas Rafiq.

Tujuan dibuatnya hutan kota di lokasi danau, kata Rafiq, adalah sebagai hutan serapan air. Dengan adanya hutan serapan Ia memperkirakan stok air bersih bagi masyarakat Karimun tak akan berkurang hingga puluhan tahun.

"Fungsinya untuk resapan air. Jadi air baku untuk Karimun hingga 20 tahun mendatang bisa aman," ujanya.

(Jup)

Posting Komentar

Disqus