Ads (728x90)



Dilihat 0 kali



Anggota Komisi I DPRD Batam, Harmidi Husen ( Fhoto : Isitmewa)

 BATAM, Realitasnews.com Petugas parkir yang disinyalir “liar” mulai marak di daerah Batam Centre, salah satu contoh di depan kedai kopi 238 dan di depan hotel Kaliban Batam Centre.  Setiap hari para petugas parkir yang disinyalir liar ini mengutip uang parkir kepada pengguna kenderaan yang parkir di sekitar ruko kedai kopi 238 tersebut.

Aksi mereka ini membuat sejumlah pengguna kendaraan kesal. Bahkan anggota komisi I DPRD Batam, Harmidi Husen SH kepada sejumlah awak media pada Rabu (7/12/2016) lalu mengaku sangat kesal atas aktifitas petugas parkir yang disinyalir liar tersebut.

Ia menuding maraknya petugas parkir liar di Batam Centre tersebut dilindungi oleh oknum pegawai Dinas Perhubungan kota Batam, tudingan ini disampaikannya lantaran ia telah melaporkannya ke kepala Dinas Perhubungan Batam, Zulhendri tiga bulan yang lalu namun laporannya tersebut tidak ditanggapi oleh Zulhendri.

“ Saya menduga maraknya oknum petugas parkir di Batam Centre ini lantaran di lindungi oleh pegawai Dinas Perhubungan kota Batam,” katanya.

Paling anehnya lagi, lanjut Harmidi, oknum petugas parkir yang disinyalir “liar” tersebut  dapat memakai baju parkir padahal mereka sama sekali tidak memiliki kartu pengenal dan nomor punggung parkir seperti layaknya petugas parkir yang legal.


Dinas Perhubungan kota Batam telah mengajukan kenaikan tarif retribusi sebesar 100 persen. Harmidi berharap agar Dinas Pergubungan kota Batam agar menertibkan petugas parkir liar yang ada di Batam.  (DK/Pay)


Post a Comment

Disqus