Ads (728x90)



Dilihat 0 kali

Sejak 71 Tahun Merdeka, Pertama Kali RI Terbitkan 11 Pecahan Rupiah Baru

Bank Indonesia (BI) hari ini meluncurkan 11 pecahan rupiah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) baru. Uang pecahan baru tersebut terdiri dari 7 pecahan uang kertas dan 4 pecahan uang logam.

Gubernur BI Agus Martowardojo menyebutkan, penerbitan uang NKRI baru secara serentak ini pertama kali dilakukan sejak Indonesia merdeka.

"Sejak 71 tahun merdeka baru pertama kali kita mengeluarkan uang emisi 2016, sekaligus 7 uang kertas dan 4 uang logam," kata Agus di Gedung Thamrin NI, Jakarta Pusat, Senin (19/12/2016).

Penetapan gambar pahlawan baru pada pecahan uang NKRI tahun emisi 2016 sudah melalui berbagai proses, antara lain pembahasan antara BI dan pemerintah. Selain itu, BI juga melakukan konsultasi dengan sejarawan, akademisi, serta Pemerintah Daerah.

"Prosesnya konsultasi BI dengan pemerintah, BI melakukan pembahasan FGD baik dengan sejarawan, Pemda, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Sosial," kata Agus.

Hampir seluruh wajah pahlawab di uang tunai berganti, kecuali pecahan Rp 100.000. Pecahan Rp 100.000 tetap menampilkan wajah dua proklamator Indonesia yaitu Presiden dan Wakil Presiden pertama Indonesia, Soekarno dan Mohammad Hatta.

"Sehingga kita memiliki, 12 pahlawan nasional yang dicantumkan uang baru emisi 2016. 12 karena pecahan Rp 100.000 ada pahlawan proklamator Soekarno dan Hatta," tutup Agus.

  • 11:15

    Seratusan Orang Antre Tukar Uang Baru Rupiah di Blok M Square

    Pintu masuk bagian depan Blok M Square, Jakarta Selatan dipenuhi seratusan warga yang sebagian besar pengunjung mal.
    Rupiah Desain Baru Terbit Hari IniFoto: Muhammad Idris

    Mereka duduk rapi di kursi merah yang telah disediakan di area yang biasanya jadi tempat menaik-turunkan pengunjung mal dari mobil. Sementara yang tak kebagian kursi, terpaksa harus berdiri mengantre.
    Rupiah Desain Baru Terbit Hari IniFoto: Muhammad Idris

    Tampak di depannya, 2 mobil mini van dengan kelir biru dongker. Kedua mobil tersebut merupakan loket berjalan yang dipakai untuk penukaran uang rupiah baru yang baru saja dirilis Bank Indonesia (BI) hari ini.
    Rupiah Desain Baru Terbit Hari IniFoto: Muhammad Idris

    Dari pantauan detikFinance sendiri, sampai pukul 11.30 loket penukaran belum juga dibuka.
  • 11:09

    Jokowi Minta BI Pastikan Uang Rupiah Baru Tak Bisa Dipalsukan

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Bank Indonesia (BI) untuk memperkuat pengaman di uang rupiah baru. Alasannya supaya rupiah sulit dipalsukan.

    Hal itu disampaikan Jokowi dalam pidatonya pada peluncuran uang rupiah desain baru di di Gedung BI Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (19/12/2016).

    "Terkait pemalsuan rupiah, saya instruksikan agar unsur pengaman pada uang rupiah perlu diperkuat," kata Jokowi.

    "Pengaman milik negara ini jangan sampai kalah dari para pemalsu rupiah," tambah Jokowi.
  • 11:09

    Begini Penampakan Tempat Penukaran Rupiah Baru di Blok M Square

    Pada hari ini, Bank Indonesia (BI) menerbitkan 11 uang rupiah desain baru. Uang desain baru ini terdiri dari 7 pecahan uang kertas dan 4 pecahan uang logam. Rupiah kertas yang diterbitkan terdiri dari nominal Rp 100.000, Rp 50.000, Rp 20.000, Rp 10.000, Rp 5.000, Rp 2.000, dan Rp 1.000. Sementara rupiah logam terdiri atas pecahan Rp 1.000, Rp 500, Rp 200, dan Rp 100.

    Mau dapat uang desain baru ini?

    Dari pengumuman BI, pada hari ini, Senin (19/12/2017), pihak BI akan memperkenalkan secara langsung dan menyediakan penukaran uang rupiah desain baru emisi 2016 ini di Blok M Square, Jakarta Selatan.

    Dalam undangan BI disebutkan penukaran ini akan dimulai sekitar pukul 11.00 WIB dalam bentuk mobil khusus yang parkir untuk melayani penukaran uang.
    Rupiah Desain Baru Terbit Hari IniFoto: Muhammad Idris


    Lihat uang rupiah desain baru di sini.
  • 11:08

    Ubah Rp 1.000 Jadi Rp 1, Jokowi: Harusnya Sudah Masuk Prolegnas

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai seharusnya Rancangan Undang-undang (RUU) redenominasi sudah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas). Berikut juga pembahasan dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

    "Redenominasi sebetulnya harusnya masuk ke dalam Prolegnas, ternyata kita lihat belum masuk," kata Jokowi di Kantor Pusat BI, Jakarta, Senin (19/12/2016).

    Program redenominasi memang sudah direncanakan cukup lama, bahkan sejak pemerintahan sebelumnya. Akan tetapi karena berbagai perkembangan yang terjadi, pembahasan dengan DPR pun tidak terealisasi.

    Jokowi mengaku akan segera mengevaluasi rancangan yang diajukan kepada anggota dewan. Komunikasi politik pun akan dilalui agar mengetahui alasan belum dibahasanya RUU.

    "Memang ini memerlukan waktu," ujarnya.
    Rupiah Desain Baru Terbit Hari IniFoto: Ardan Adhi Chandra
  • 10:38

    Jokowi: Menghina Rupiah Sama Saja Menghina Indonesia

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak masyarakat mencintai rupiah. Masyarakat jangan sampai menghina rupiah karena sama saja dengan menghina Indonesia.

    Hal itu disampaikan Jokowi dalam pidatonya pada peluncuran uang rupiah desain baru di di Gedung BI Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (19/12/2016).

    "Karena menghina rupiah sama saja dengan menghina Indonesia. Harus ingat bahwa rupiah tidak akan diganti dan tidak akan tergantikan," ujarnya.

    "Setiap lembar rupiah adalah wujud kedaulatan kita sebagai negara bahwa kita tidak bertransaksi dengan mata uang negara lain. Setiap lembar rupiah adalah bukti kemandirian Indonesia, kemandirian ekonomi kita di tengah ekonomi dunia," kata Jokowi.

    Jokowi mengatakan, dalam setiap lembar rupiah ditampilkan gambar pahlawan nasional nusantara dan pemandangan alam indonesia sebagai wujud kecintaan budaya dan karakterisktik bangsa Indonesia.

    "Karena itu saya mengajak setiap insan di tanah air terus mencintai rupiah dengan cara-cara yang nyata. Selalu menggunakan rupiah untuk setiap transaksi keuangan di dalam negeri, menyimpan tabungan kita dalam bentuk rupiah," tambah Jokowi.
  • 10:33

    Jokowi: Jangan Sebar Gosip dan Kabar Bohong Tentang Rupiah

    Rupiah Desain Baru Terbit Hari Ini
    Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak masyarakat mencintai rupiah. Salah satu caranya adalah dengan tidak menyebar gosip dan kabar bohong soal mata uang Garuda tersebut.

    Hal itu disampaikan Jokowi dalam pidatonya pada peluncuran uang rupiah desain baru di di Gedung BI Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (19/12/2016).

    "Saya rasa penting saya sampaikan bahwa kalau kita cinta rupiah maka kita tidak membuat dan menyebar gosip-gosip aneh dan kabar-kabar bohong tentang rupiah," katanya.

    Salah satu kasusnya yang sempat ramai di masyarakat adalah kabar hoax soal lambang PKI di uang rupiah kertas.

    "Karena menghina rupiah sama saja dengan menghina Indonesia. Harus ingat bahwa rupiah tidak akan diganti dan tidak akan tergantikan," ujarnya.

  • 10:02

    Jokowi Ajak Masyarakat Cinta Rupiah

    Rupiah Desain Baru Terbit Hari Ini
    Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani hari ini meluncurkan uang rupiah desain baru.

    Dalam pidatonya, Jokowi mengajak rakyat Indonesia mencintai rupiah karena mata uang Garuda tersebut merupakan bukti kedaulatan dan kemandirian bangsa.

    "Setiap lembar rupiah adalah wujud kedaulatan kita sebagai negara bahwa kita tidak bertransaksi dengan mata uang negara lain. Setiap lembar rupiah adalah bukti kemandirian Indonesia, kemandirian ekonomi kita di tengah ekonomi dunia," kata Jokowi di Gedung BI Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (19/12/2016).

    "Dan di dalam setiap lembar rupiah kita tampilkan gambar pahlawan nasioanal dari nusantara dan pemandangan alam indonesia sebagai wujud kecintaan budaya dan karakteristik bangsa Indonesia," ucapnya.

    "Karena itu saya mengajak setiap insan di tanah air terus mencintai rupiah dengan cara-cara yang nyata. Selalu menggunakan rupiah untuk setiap transaksi keuangan di dalam negeri, menyimpan tabungan kita dalam bentuk rupiah," tambah Jokowi.

    Menurut Jokowi, masyarakat yang cinta rupiah juga tidak akan menyebar gosip mengenai rupiah. Salah satu kasusnya adalah kabar hoax soal lambang PKI di uang rupiah kertas.

    "Saya rasa penting saya sampaikan bahwa kalau kita cinta rupiah maka kita tidak membuat dan menyebar gosip-gosip aneh dan kabar-kabar bohong tentang rupiah," katanya.
  • 10:01

    Jaga Kualitas Rupiah, Agus Marto: Jangan Dilipat, Diremas, Serta Dicoret

    Bank Indonesia (BI) hari ini meluncurkan 11 pecahan rupiah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) baru. 11 pecahan rupiah baru terdiri dari 7 pecahan rupiah kertas dan 4 pecahan rupiah logam.

    Dalam sambutannya, Gubernur BI Agus Martowardojo berpesan agar masyarakat mampu menjaga kualitas rupiah sebagai alat transaksinya. Kebiasaan untuk melipat, meremas dan mencoret uang rupiah juga harus dihindari.

    "Kualitas uang rupiah perlu dijaga dan dirawat dengan baik. Masyarakat perlu meninggalkan kebiasaan membasahi, melipat, meremas, mencoret, serta menstapler," kata Agus di Gedung Thamrin BI, Jakarta Pusat, Senin (19/12/2016).

    Budaya mencintai rupiah perlu ditanamkan sejak usia dini. Sehingga kebiasaan menjaga dan mencintai rupiah dengan tidak melipat, meremas serta mencoret rupiah kertas bisa dihilangkan.

    "Budaya perlu ditanamkan sejak usia dini," tutur Agus.
  • 09:53

    Jokowi, Sri Mulyani dan Agus Marto Tekan Tombol Peluncuran Rupiah Baru

    Rupiah Desain Baru Terbit Hari IniFoto: Maikel Jefriando
    Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo menekan tombol tanda peresmian, pengeluaran dan peluncuran uang rupiah tahun emisi 2016.

    Kegiatan ini diselenggarakan di Kantor Pusat Bank Indonesia (BI), Jakarta, Senin (19/12/2016).

    Seiring dengan penekanan tombol, rupiah dengan desain baru langsung muncul pada layar. Ketiga tokoh tersebut pun langsung membalikkan badan menuju layar,

    Para tamu yang hadir pun memeriahkan acara dengan tepuk tangan.
  • 09:41

    Desain Uang Baru yang Diluncurkan Hari ini

    Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan 11 desain baru rupiah yang terdiri dari 7 pecahan uang kertas dan 4 pecahan uang logam. Rupiah kertas yang diterbitkan terdiri dari nominal Rp 100.000, Rp 50.000, Rp 20.000, Rp 10.000, Rp 5.000, Rp 2.000, dan Rp 1.000. Sementara rupiah logam terdiri atas pecahan Rp 1.000, Rp 500, Rp 200, dan Rp 100.

    Desain uang baru ini sejalan dengan rencana BI menerbitkan uang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hampir semua wajah pahlawan di uang tunai berganti, kecuali pecahan Rp 100.000.

    Berikut ini uang baru yang diluncurkan hari ini:
    Rupiah Desain Baru Terbit Hari IniFoto: Dok. Bank Indonesia
    Rupiah Desain Baru Terbit Hari IniFoto: Dok. Bank Indonesia
    Rupiah Desain Baru Terbit Hari IniFoto: Dok. Bank Indonesia
    Rupiah Desain Baru Terbit Hari IniFoto: Dok. Bank Indonesia
    Rupiah Desain Baru Terbit Hari IniFoto: Dok. Bank Indonesia
    Rupiah Desain Baru Terbit Hari IniFoto: Dok. Bank Indonesia
    Rupiah Desain Baru Terbit Hari IniFoto: Dok. Bank Indonesia
    Rupiah Desain Baru Terbit Hari IniFoto: Dok. Bank Indonesia
    Rupiah Desain Baru Terbit Hari IniFoto: Dok. Bank Indonesia
    Rupiah Desain Baru Terbit Hari IniFoto: Dok. Bank Indonesia
    Rupiah Desain Baru Terbit Hari IniFoto: Dok. Bank Indonesia
  • 09:35

    Agus Marto: Uang Kertas dan Logam Lama Masih Berlaku

    Rupiah Desain Baru Terbit Hari IniFoto: Maikel Jefriando
    Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan 11 desain baru rupiah yang terdiri dari 7 pecahan uang kertas dan 4 pecahan uang logam. Rupiah kertas yang diterbitkan terdiri dari nominal Rp 100.000, Rp 50.000, Rp 20.000, Rp 10.000, Rp 5.000, Rp 2.000, dan Rp 1.000. Sementara rupiah logam terdiri atas pecahan Rp 1.000, Rp 500, Rp 200, dan Rp 100.

    Desain uang baru ini sejalan dengan rencana BI menerbitkan uang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hampir semua wajah pahlawan di uang tunai berganti, kecuali pecahan Rp 100.000.

    Pecahan Rp 100.000 tetap menampilkan wajah dua proklamator RI, yaitu Presiden dan Wakil Presiden pertama RI, Soekarno dan Mohammad Hatta.

    "Rupiah adalah simbol kedaulatan negara yang wajib dihormati dan dihargai sesuai dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2011. Rupiah sebagai alat pembayaran yang sah dan wajib digunakan di seuruh Indonesia," jelas Gubernur BI Agus Martowardojodi Gedung Thamrin BI, Jakarta Pusat, Senin (19/12/2016).

    Bertepatan dengan Hari Bela Negara Indonesia, BI menerbitkan 11 desain baru rupiah yang terdiri dari 7 pecahan rupiah kertas dan 4 pecahan rupiah logam. Setelah diterbitkannya rupiah baru, maka uang rupiah yang sudah beredar di masyarakat masih berlaku dan masih bisa digunakan sebagai alat transaksi yang sah sampai BI menarik peredaran rupiah lama.

    "Uang rupiah kertas dan logam yang telah dikeluarkan masih berlaku sepanjang belum dicabut dan ditarik peredaran oleh BI," kata Agus.

    Penggunaan gambar pahlawan pada rupiah baru juga sebelumnya sudah disetujui oleh Presiden Joko Widodo.

    "Terima kasih Presiden Joko Widodo atas persetujuan pemerintah penggunaan gambar pahlawan ke rupiah baru," tutup Agus.
  • 09:16

    Gubernur BI Minta Dukungan Jokowi Agar Rp 1.000 Jadi Rp 1 Tercapai

    Rupiah Desain Baru Terbit Hari IniFoto: Maikel Jefriando
    Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo meminta dukungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar program redenominasi bisa segera diimplementasikan.

    Hal ini disampaikan Agus dalam acara peresmian, pengeluaran dan peluncuran uang rupiah tahun emisi 2016 di Kantor Pusat BI, Senin (19/12/2016).

    "Kami juga ingin mengusulkan kepada Presiden Jokowi, mohon mendukung proses penyelesaian RUU redenominasi uang. Dengan adanya uang redenominasi maka akan dilakukan peneyederhaan jumlah digit pada pecahan rupiah sehingga lebih efisien," kata Agus.

    Agus menegaskan, bahwa redenominasi bukanlah sanering, jadi tidak akan mengurangi daya beli masyarakat. Nantinya diperlukan waktu sekitar 8 tahun untuk melakukan sosialisasi hingga implementasi.

    "Ini bukan sanering. Ada masa transisi 8 tahun, saat redenominasi berlaku. Kami akan koordinasi dengan Kementerian Keuangan dengan RUU redenominasi," pungkasnya.
  • 08:46

    Peluncuran Uang Rupiah Baru Dihadiri Dirut Bank, Menteri Hingga Jokowi

    Rupiah Desain Baru Terbit Hari IniFoto: Maikel Jefriando
    Acara peresmian, pengeluaran dan peluncuran uang rupiah tahun emisi 2016 sudah mulai dipadati tamu.

    Demikian pantauan detikFinance di Kantor Pusat Bank Indonesia (BI), Senin (19/12/2016).

    Di antaranya adalah jajaran Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI), Mirza Adhityaswara, Perry Warjiyo, Ronald Waas dan Hendar.

    Selanjutnya adalah Dewan Pertimbangan Presiden Sri Adiningsih. Kemudian Direktur Bank BUMN, yakni Bank Mandiri Kartiko, Bank BNI Achmad Baiquni dan Bank BRI Asmawi Syam.

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan hadir pada pukul 09.00 WIB. Para menteri yang dijadwalkan hadir di antaranya adalah Menko Maritim Luhut B Panjaitan dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Post a Comment

Disqus