Ads (728x90)

Dilihat 0 kali


BATAM, Realitasnews.com - Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang dan Pos Pencarian dan Pertolongan Batam bersama masyarakat setempat masih melakukan pencarian terhadap Muhammad Rafli Kurnia (16) siswa SMK Negeri 7 Batam yang hanyut dan hilang terseret arus di perairan Jembatan III Barelang, Batam, Sabtu, (02/02/19).
 
“ Alut SAR yang digunakan, Rescue Truck, Rescue Carier, Rubber Boat beserta mesin dan Alat selam,” kata Kelapa Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Budi Cahyadi, melalui Kasi Ops Eko Suprianto dalam rilisnya yang disampaikannya kepada sejumlah awak media.
 
Ia menyebutkan pencarian masih dilakukan dengan menyisir area pencarian pada koordinat :  00 58' 04" N - 104 03' 12" E,  00 58' 00" N - 104 03' 11" E,  00 58' 00" N - 104 03' 21" E, 00 58' 01" N - 104 03' 22" E.
 
Lebih lanjut disebutkannya pihaknya mengetahui tenggelamnya siswa SMK Negeri 7 Batam dari Bakamla Batam, Heru pada pukul 12.50 melaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang yang menyebutkan telah terjadi kondisi yang membahayakan jiwa manusia seorang siswa. Dia hanyut dan hilang di perairan jembatan III Barelang Batam. Informasi di himpun awalnya korban berenang bersama kawan-kawannya. Namun nahas korban terseret arus laut dan tenggelam.

Pukul 13.05 Rescuer Pos Pencarian dan Pertolongan Batam sebanyak tujuh orang beserta Crew KN. SAR Purworejo 101 sebanyak lima orang bergerak menuju lokasi kejadian dan membawa peralatan untuk melakukan SAR.
 
Rescuer Pos Pencarian dan Pertolongan Batam ke  lokasi kejadian Jembatan III Barelang Batam : Heading : 139 Derajat, Jarak : 14.5 NM (laut),  Jarak : 27 KM (Jalan Raya)

Prakiraan cuaca : Cuaca  : Berawan, Angin : Utara - Timur Laut (kecepatan angin 1 sampai dengan 10 knot), Gelombang : Potensi gelombang laut tinggi 0.1 hingga 1 meter.
 
 (Humas SAR Kepri)

Posting Komentar

Blogger Disqus