ads


Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Sponsor

 Space Iklan Kosong...!! Pajang iklan Anda disini Hubungi Redaksi

KARIMUN, Realitasnews.com - Bupati Karimun, Aunur Rafiq membuka acara rapat kerja daerah dinas Kesehatan ke-1 yang di gelar di Meting room hotel 21 Coastal Area Tanjung Balai Karimun, Selasa (10/10/2017).

Rapat kerja ini bertujuan untuk  merencanakan apa saja yang menjadi kebijakan ataupun strategi untuk pembangunan kesehatan di tahun 2018 atau mensukseskan program prioritas Kementerian Kesehatan.
Kegiatan ini mengambil thema : "Kesehatan Keluarga dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat".
 
Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengatakan rakerda Dinkes yang baru pertama kali diadakan ini  untuk mendengarkan apa-apa yang mejadi persoalan dan kebutuhan dari dinas Kesehatan Karimun sehingga antara yang diajukan  dengan kebutuhan dilapangan bisa disingkronkan.
 
"Rapat kerja Dinkes ini adalah untuk menyerap aspirasi yang dibutuhkan, serta rencana program dinas Kesehatan untuk tahun 2018 mendatang sehingga kebutuhan di lapangan bisa di singkronkan,” jelas Rafiq.
 
Selain itu, lanjut Rafiq, untuk tenaga medis khususnya dokter-dokter PTT juga masih mengalami kekurangan.terutama Dokter-dokter PTT yang telah selesai mengabdi dan rata-rata tidak melanjutkan lagi kontraknya.
 
Maka dari itu untuk tahun 2018 insentif untuk dokter PTT akan ditinjau kembali dan harus disesuaikan dengan kebutuhan serta letak wilayah tugasnya. Begitu juga dengan insentif para medis yang bertugas di pulau-pulau agar tercipta keadilan dan pemerataan.
 
Hal senada dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi menyebutkan adapun tujuan pertama Rapat Daerah ini untuk merencanakan apa saja yang menjadi kebijakan ataupun strategi untuk pembangunan dunia kesehatan di Karimun ditahun-tahun mendatang,serta untuk mensukseskan program prioritas Kementerian Kesehatan, yaitu "Kesehatan Keluarga dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat".
 
Rachmadi menambahkan, di Karimun saat ini ada 6 puskesmas di Pulau Karimun dan Pulau Kundur menjadi perhatian serius.terutama tentang  akreditasi karena pada bulan November Tim penilainya dari badan independent akan turun untuk mengecek   tahapan akhir.

"Ke 6 Puskesmas itu diharapkan tahun 2019 semua pukesmas di Kabupaten Karimun terakreditasi. Karena apabila Puskesmas tersebut tidak terakreditas, konsukuensinya tidak bisa bekerjasama dengan BPJS," kata Rachmadi
 
Rapat Kerja Kesehatan daerah ini dikuiti oleh  sebanyak 60 orang peserta yang terdiri dari,dinas kesehatan UPTD Kesehatan, Kantor Kesehatan pelabuhan serta Tim medis dari berbagai  Rumah Sakit dan Puskesmas yang ada di Karimun, selain dari itu turut hadir juga Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Cecep Yudiana, anggota DPRD Provinsi Kepri, dr Yusrizal dan anggota DPRD Kabupaten Karimun.

 (Jup)



About Redaksi News

www.realitasnews.com Terwujud sebagai portal berita independen dan menyuguhkan informasi kepada masyarakat serta mengungkap fakta dengan data.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

Top