Ads (728x90)


postviews postviews postviews

Dilihat kali

Hamparan Sawah Di Desa Bintan Bunyu, Bintan (Fhoto : Istimewa)
BINTAN, Realitasnews.com  -  Pemerintah telah membangun waduk di desa Bintan Bunyu seluas kurang lebih 5 hektar. Waduk ini mampu menghasilkan air sekitar 150 ltr/detik dan mengairi sawah seluas 471 hektar,. Waduk ini dapat meningkatkan hasil panen padi sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan para petani di desa Bintan Bunyu.

Salah seorang warga di parit Bugis di desa Bintan Buyu mengatakan dirinya menyambut baik dengan adanya waduk tersebut dan ia berharap agar peningkatan kesuburan tanah harus di prioritaskan untuk meningkatkan hasil panen. 

Ia mengatakan di tahun 2016 yang lalu, dengan lahan 1 Hektar dirinya menghasilkan panen lebih kurang 6 Ton.

“Tahun lalu kami menghasilkan panen lebih kurang 6 ton, dengan penjualan Gabah sekitar 15 ribu perkilo. Kita harapkan pemerintah hendaknya memberikan pupuk subsidi dengan harga terjangkau agar hasil panen dapat ditingkatkan,  ”ujarnyanya. 

Harga pupuk saat ini jika di beli di warung 1 kilogram harganya hampir Rp 15 ribu,- Para petani di Bintan mengharapkan agar Pemkab Bintan dapat membantu para petani untuk mendapatkan pupuk murah bersubsidi agar dapat menciptakan Bintan menjadi Swasembada pangan yang mana selama ini beras di impor dari luar ..

Kepala Dinas pertanian Bintan, Supriono mengatakan ,pemerintah telah menyediakan pupuk Subsididan mengharapkan agar kiranya setiap ketua kelompok tani kiranya mengajukan rekomendasi untuk penebusan pupuk tersebut .jelas kepala Dinas Bintan 

Wagino Kasi prasarana sarana pertanian (PSP) Bintan menambahkan kini pupuk sebanyak 50 ton pupuk bersubsidi akan di salurkan pada para petani,pupuk tersebut jauh lebih murah , dalam 1 karung dengan berat 50 kg dengan harga Rp 115.000 dalam perkarung 115.000:50 = Rp  2300 rupiah per kilogram.

“Padi yang di tanam di kawasan Bintan Bunyu tepatnya di paret bugis merupakan padi sawah lembu yang mana masa panennya dalam waktu  6 bulan lamanya  Pupuk dapat di berikan dengan adanya atau  rekom dari pihak penyuluh dan Kepala Desa,” kata Wagino
 
(IK/Lian)

Posting Komentar

Disqus