Ads (728x90)


postviews postviews postviews

Dilihat kali


LINGGA, Realitasnews.com
– Kepala Desa (Kades) Posek, Kecamatan Posek, Masmin sangat menyesalkan lantaran tower telkomsel di Desa Posek rusak dan tidak berfungsi sudah hampir 4 bulan, padahal akses telekomunikasi di tingkat desa dan di pulau-pulau kecil merupakan tuntutan prioritas utama warga untuk berkomunikasi dengan daerah luar.

"Sudah hampir 4 bulan ini tower telkomsel di wilayah Desa Posek rusak dan tidak berfungsi, signal telkomsel tidak ada akibatnya Desa Posek terkesan terisolasi karena masyarakat di kecamatan posek 90% nya menggunakan akses telekomunikasi telkomsel walau saat ini ada tower Indosat,” kata Masmin, Rabu (13/2/2019).

Ia mengatakan saat ini warga desa Posek ada sekitar 1.500 jiwa dan untuk kecamatan Posek memiliki 3 Desa yakni Desa Posek, Desa Suak Buaya dan Desa Busung Panjang.

“Kami sangat mengharapkan tower telkomsel dapat segera diperbaiki agar komunikasi kembali normal,” katanya.

Hal senada disampaikan oleh Babinsa Posek, Azriansyah yang menyebutkan rusaknya tower telkomsel itu membuat tidak bisa berkomunikasi keluar. Padahal komunikasi melalui telepon seluler dan internet sangat penting dijaman era digitalisasi saat ini, terutama pada akses informasi, apalagi jikalau ada infomasi yang bersifat darurat seperti baru - baru ini terjadinya kebakaran pada salah satu rumah warga dengan putusnya komunikasi ini membuat masyarakat terlambat mengetahuinya lantaran tidak bisa berkomunikasi.

 


 
“Kebakaran itu salah satu musibah yang terlambat diketahui, nah jikalau ada musibah darurat yang lainnya seperti pada dunia pendidikan dan informasi pemerintah kita tidak bisa menerimanya lantaran tower telkomsel rusak,” kata Azri, panggilan akrab Azriansyah.

Ia menyebutkan secara riel masyarakat desa Posek kecamatan Posek menggunakan akses telkomsel meskipun ada tower Indosat namun mayoritas masyarakat menggunakan akses jaringan telkomsel.
 
“ Jadi masyarakat sangat mengharapkan tower telkomsel itu dapat segera diperbaiki agar jaringan telekomonikasi dapat berfungsi kembali,” katanya.

Lebih lanjut disebutkannya bahwa pihaknya sudah pernah mempertanyakan penyebab dari tidak berfungsinya tower telkomsel itu dari keterangan petugas menyebutkan kerusakan itu disebabkan alat utama yang di sebut RRU ( remote radio unite ) atau alat penguat kumunikasi rusak namun sudah hampir empat bulan ini alat tersebut belum juga diperbaiki.
 
“Sementara masyarakat selalu bertanya kapan tower telkomsel itu bisa berfungsi seperti sediakala, pertanyaan itulah yang tidak bisa kami jawab selaku pengayom masyarakat,” tutupnya (Jhoni)

Posting Komentar

Disqus