Ads (728x90)


postviews postviews postviews

Dilihat kali



HG Alias Ama Resa Tewas Ditikam Pria Mabuk (Fhoto : Istimewa)

GUNUNGSITOLI, Realitasnews.com -  Gara gara menghalangi pria mabuk agar tidak berkelahi dengan temannya, seorang pria berinisial HG alias Ama Resa warga desa Orahilibadalu, kecamatan Mandrehe Barat, kabupaten Nias Barat tewas menggenaskan lantaran ditusuk oleh oleh OW alias ama berkat (35) pada Rabu malam (10/5/2017) sekitar pukul 19.00 WIB. Selain menusuk HG pelaku yang sedang mabuk berat juga menusak rekan korban berinisial WG saat ia akan kabur begitu melihat korbannya HG jatuh tersungkur. Pelaku hingga saat ini masih diburon polisi.

Menurut Kapolsek Mandrehe AKP SP. Siringo-Ringo melalui PS. PAUR Humas Polres Nias Aiptu O.Daeli ketika dijumpai sejumlah awak media pada Jumat (11/5/2017) mengatakan penikaman itu terjadi karena pelaku OW alias ama Berkat tidak bisa mengendalikan diri pada saat Mengkonsumsi Miras jenis Tuo Nifarö atau kerap disebut Tuak Nias,

" Kejadian berawal ketika pelaku yang telah mabuk berat berteriak sambil mengucapkan kata kata kasar sepanjang jalan yang dilewatinya tanpa diketahui kepada siapa kata kata tersebut dilontarkannya", terangnya.

Kemudian, salah seorang warga berinial IG alias Fesi menegur pelaku supaya tidak ribut, disebabkan orang tuanya sedang sakit, 

Teguran itu tidak membuat pelaku alias ama Berkat diam malah semakin mengamuk sambil berkata "Saya sudah siap masuk penjara malam ini dan saya siap mati. Apa mau kalian !!!". Mendengar hal itu sempat terjadi aksi dorong dorongan antara pelaku dan Fesi, kemudian GG als Ama Linda datang untuk melerai  keduanya, dan pelaku pulang ke rumahnya," jelasnya.

Ternyata, lanjutnya, setelah dia pulang ke rumahnya bukan untuk istirahat tetapi mengambil sebilah pisau dengan tujuan untuk mendatangi  IG,

"HG alias Ama Resa( korban) melihat OW yang sudah dipengarui alkohol (mabuk) mencoba untuk menghalangi, namun naas baginya,  tindakannya itu malah membuat pelaku semakin mengamuk dengan menikamkan pisau didada sebelah kanan HG. Melihat HG tersungkur pelaku melarikan diri, ketika dia berpapasan dengan WG, pelaku juga menikam WG dan mengenai  bagian lengan sebelah kanannya.

" HG meninggal dunia sesaat setelah ditolong oleh warga sebelum dibawah ke Puskesmas sementara WG saat ini lagi mendapat perawatan medis di Puskesman lantaran menderita luka serius dilengan kanannya,"Ujarnya.

Hingga berita ini diungah, petugas Polsek  Mandrehe  masih berada di lapangan untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku serta memeriksa saksi saksi yang melihat kejadian ini,

" Kita menghimbau kepada pelaku agar menyerahkan diri di Polsek Mandrehe dan kita menjamin keamanan pelaku, " himbaunya. (Ganda)



Posting Komentar

Disqus