Ads (728x90)

Dilihat 0 kali



ASAHAN, Realitasnews.com
– Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Kepariwisataan (Disporapar) Kabupaten Asahan menggelar kompetisi olahraga disibilitas tahun 2019 yang dilaksanakan  di Stadion Mutiara Kisaran, Selasa (26/3/19).

Kompetisi olahraga disibilitas tahun 2019 ini dibuka oleh Bupati Asahan, Drs.H.Taufan Gama Simatupang MAP yang diwakili oleh Staf Ahli Pemkab Asahan, Drs.Hasbi. Simbolon, M.Si dan dihadiri oleh Wakil Ketua Bidang Prestasi Sumut, Mazrinal Nasution, MAP, Wakil Ketua Bidang Organisasi National Paralympic Committe (NPC) Sumut, Drs.Erwin Nasution, Kepala Disporapar Kab.Asahan, Andre Simatupang.

Dalam sambutannya yang disampaikan oleh Staf Ahli Pemkab Asahan, Drs.Hasbi. Simbolon, M.Si, Bupati Asahan, Taufan Gama Simatupang mengatakan Pemkab Asahan mengapresiasi Disporapar kabupaten Asahan yang telah menggelar kompetisi ini.

“ Pemkab Asahan sangat mendukung kegiatan kompetisi olahraga disibilitas tahun 2019 ini lantaran kegiatan seperti ini merupakan salah satu langkah kepedulian kita serta dapat menumbuh kembangkan minat masyarakat pada olahraga khususnya orang - orang cacat (difabel),” katanya.

 


Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung sehingga kompetisi olahraga disibilitas tahun 2019 ini dapat digelar.

 
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Prestasi Sumut, Mazrinal Nasution mengatakan National Paralympic Committe (NPC) sebagai wadah yang dapat menampung dan menyalurkan apresiasi para olahragawan khususnya atlet disabilitas.

“ Di NPC atlet disabilitas dapat mewujudkan cita-citanya untuk mengukir prestasinya walau fisiknya cacad,” katanya.

Hal senada disampaikan oleh Ketua NPC Kabupaten Asahan, Andi Ernes Simatupang yang menyebutkan tujuan NPC mencari cikal bakal olahragawan khususnya peyandang difabel yang dapat dibina dan dikembangkan untuk mengikuti event even yang lebih besar.

Ia menyebutkan bahwa salah satu difabel yang sudah berprestasi, Ricky Bustami, olahraga tolak peluru sekarang sudah dibina di NPC Sumut, kemudian M iLham olahraga renang, sekarang dikarantinakan di Sumut.

“ Kami mengharapkan agar Pemkab Asahan memberikan perhatian khusus kepada bibit - bibit atlet yang sudah berprestasi, karena mereka cikal bakal yang akan mengikuti pekan paralympic provinsi nantinya," katanya.

Kepala Disporapar Kabupaten Asahan, Andre Simatupang mengharapkan agar seluruh peserta dapat bertanding dengan menjunjung tinggi nilai-nilai sportifitas dan seluruh juri supaya bekerja dengan jujur dan transparan. (Nes)



Post a Comment

Disqus