Ads (728x90)


postviews postviews postviews

Dilihat kali

Warga Nias Erwin Kristian Hulu (Fhoto : Realitasnews.com)
GUNUNGSITOLI, Realitasnews.com— Protes dengan sikap negara Malaysia yang diduga sengaja melecehkan lambang negara kebanggaan Indonesia dengan memasang Bendera Merah Putih terbalik pada Asean Games 2017, Erwin Kristian Hulu pemuda asal Nias menggelar aksi tunggal dengan membakar bendera Malaysia di halaman kantor DPRD Kota Gunungsitoli, Kepulauan Nias, Sumatera Utara. Senin siang (21/8/2017).

Aksi ini dilakukannya merupakan aksi spontanitas atas kegeramannya kepada Negara Malaysia yang diduga telah melecehkan lambang negara Indonesia yakni Bendera Indonesia.

"Tindakan yang dilakukan negara Malaysia itu sudah keterlaluan dan disengaja. Lambang Negara kita dilecehkan di Asian Games itu. Mulai dari kesalahan di buku panduan, papan skore, media cetak, dan kecurangan wasit.".kata Erwin yang merupakan mantan Korda Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sumatera Utara ini.

Lanjutnya, Stackholder Pemerintah harus berperan aktif menuntut Malaysia bertanggung jawab dan meminta maaf secara terbuka kepada bangsa Indonesia.

"Aksi spontanitas ini sebagai rasa empati saya. Saya mendesak Legislatif dan Eksekutif daerah dapat ikut berperan mendesak Negara Malaysia minta maaf secara terbuka. Jangan hanya secara formalitas aja mereka. Matipun saya rela untuk bendera Merah Putih. Presiden mereka harus meminta maaf kepada rakyat Indonesia. Kalau sekelas Menteri kami tolak.". pungkasnya.

Ditempat berbeda, Sekretaris Eksekutif LSM PAKSA Kepulauan Nias, Helpianus Gea, Mengapresiasi langkah pemuda Nias yang melakukan aksi tunggal tersebut.

"Ini harga diri bangsa. Kalau soal kebangsaan tidak ada pikir panjang, semua pihak harus bergerak membela lambang negara Indonesia, ". Pungkasnya

(Ganda)

Posting Komentar

Disqus