Ads (728x90)

Dilihat 0 kali



Puluhan Guru Honda Datangi Komisi IV DPRD Batam (Fhoto : Istimewa)
BATAM, Realitasnews.com   Komisi IV DPRD Batam pada Rabu siang (5/4/2017) didatangi sebanyak 93 guru Honor  Daerah (Honda) K2 Batam. Tujuan kedatangan mereka untuk meminta perlindungan kepada Komisi IV DPRD Batam agar membantu mereka menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) padahal mereka sudah lulus ujian dan memenuhi syarat untuk diangkat menjadi PNS.

Koordinator mereka , Tedjo Handoko mengatakan bahwa mereka seluruhnya sudah lulus ujian dan memenuhi syarat untuk diangkat jadi PNS namun tiba-tiba dibatalkan.

“Ada apa ini kok kami yang sudah lulus tiba tiba dibatalkan,” kata Tedjo Handoko .

Ia mengatakan bahwa mereka sudah lulus uji kompetensi, verifikasi, SKCK dan Medical Check Up. Akan tetapi BKD malah menyebut syarat mereka tidak masuk.

Sementara itu Kepala BKD Batam, Mat Syahir di sela-sela pengangkatan 425 PNS mengatakan syarat untuk diangkat menjadi PNS  harus bekerja dan digaji oleh pemerintah bukan oleh swasta.

Mendengar keluhan para guru Honda ini, Ketua Komisi IV DPRD Batam Joko Mulyono menghimbau agar Pemko Batam mencari solusi terbaik kepada para pegawai honorer tersebut.

 “Kami sudah mendengar semua keluhan dari bapak dan ibu sekalian, kami akan mendesak BKD, Disdik dan Inspektorat agar berkoordinasi menyelsaikan masalah ini dan jangan memperlebar masalah agar tidak rancu,” kata Joko yang disambut dengan tepuk tangan riuh dari para guru Honda tersebut..

Hal senada dikatakan anggota Komisi IV DPRD Batam, Yunus yang menyebutkan agar guru guru honorer tersebut dapat diangkat Pemko Batam menjadi PNS lantaran mereka sudah lama mengabdi untuk mencerdaskan anak bangsa dan sudah berpengalaman.

 “Kalau memang guru-guru K2 ini bisa di bantu, kenapa tidak di bantu, daripada pemerintah mengangkat CPNS baru. Lalu guru-guru ini kan sudah lama mengabdi, sudah tentu pengalaman,” kata Yunus. (ian)

Post a Comment

Blogger Disqus