Ads (728x90)

Dilihat 0 kali



Dirjen PKTN Kementerian Perdagangan, Syahrul Mamma Meninjau Pasar Di Mega Mall Batam (Fhoto : Istimewa)
BATAM, Realitasnews.com – Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kementerian Perdagangan, Syahrul Mamma melanjutkan pemantauan stabilitas pasokan dan harga untuk menghadapi Puasa, Lebaran, dan Idul Adha 2017 di Batam, Kepulauan Riau Selasa (25/4/2017).

Sebelumnya Syahrul juga telah melakukan pemantauan ke Kalimantan Utara dan Sulawesi Tengah. Syahrul didampingi oleh Direktur Tata Niaga, Inayat Iman, Direktur Pengolahan Dan Pemasaran Hasil Hortikultura Kementerian Pertanian, Yasid Taufik, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

Mereka meninjau Sub Divre BULOG untuk melihat ketersediaan pasokan dan ketahanan pangan menjelang Puasa dan Lebaran 2017. Di gudang BULOG, pasokan beras dan gula diperkirakan dapat memenuhi kebutuhan hingga Desember 2017.

Syahrul dan rombongan juga meninjau ritel modern di Lottemart Wholesale Batam. Ini dilakukan untuk memastikan harga yang diperdagangkan sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditentukan, yaitu gula Rp12.500/kg, minyak goreng kemasan sederhana Rp11.000/liter, dan daging beku Rp80.000/kg. Penetapan HET ini dipastikan tidak akan membuat dunia usaha merugi.

"Penetapan HET ini dimaksudkan untuk membuat titik keseimbangan harga yang baru untuk kepentingan konsumen dan rakyat, tanpa merugikan pelaku usaha," kata Syahrul secara tertulis yang dikirim ke redaksi.

Syahrul menambahkan ketentuan ini perlu disosialisasikan ke pemerintah daerah agar dapat sama-sama memantau kebijakan HET tersebut terealisasi di lapangan. "Kami berharap kebijakan itu dapat menekan kenaikan harga, sehingga inflasi juga terjaga," ujar Syahrul.

Syahrul juga turun langsung meninjau Pasar Mega Legenda untuk memantau harga dan ketersedian bahan pokok di pasar tersebut.

Masyarakat tidak perlu cemas terkait kenaikan harga pangan jelang Ramadhan, mengingat stok kebutuhan pangan sudah mencukupi.” kata Syahrul. (R/Lian)


Post a Comment

Blogger Disqus