Ads (728x90)

Dilihat 0 kali


Mahasiswa STIB Lagoi Bintan (Fhoto : Istimewa)


BINTAN, Realitasnews.com   Puluhan mahasiswa Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid Bintan ( SBTI) di Lagoi Bintan asal Kabupaten Anambas mengeluh lantaran pemkab Anambas kerap terlambat mengirimkan uang saku mereka.

Peristiwa ini sudah kerap terjadi sehingga sebagian besar dari mereka mengeluh lantaran keterlambatan pengiriman uang saku itu sangat mempengaruhi semangat belajar mereka lantaran mereka tidak memiliki dana untuk membeli kebutuhan sehari hari mereka atau membeli kebutuhan yang dibutuhkan diperkuliahan mereka.

Sedikitnya ada 30 orang mahasiswa asal kabupaten Anambas kuliah di sekolah pariwisata SBTI Lagoi Bintan, mereka dibiayai dari APBD kabupaten Anambas.

Salah seorang staf Pemkab Anambas, Yurnalis ketika dihubungi dari Bintan mengakui bahwa pemkab Anambas terlambat mengirimkan dana untuk uang saku mereka. Namun sangat disayangkan Yurnalis tidak menjelaskan alasannya mengapa mereka sering terlambat mengirimkan dana tersebut.

Ia mengatakan bahwa untuk satu tahun pemkab Anambas mengeluarkan dana untuk satu orang mahasiswa sebesar Rp 30 juta untuk biaya kuliah dan uang saku serta uang kebutuhan mereka sehari- hari.

Ke depan dan Insya Allah kita akan mengganggarkannya jauh hari sebelumnya agar pengiriman dana untuk mahasiswa tersebut yang dikirim lewat transfer tidak selalu terlambat,” janji Yurnalis melalui hand phone selulernya.

Ia juga menyebutkan mahasiswa Anambas itu dikuliahkan di SBTI Lagoi Bintan agar kelak diharapkan dapat mengembangkan dunia wisata di kabupaten Anambas.

(IK/ian)

Post a Comment

Blogger Disqus