Ads (728x90)

Dilihat 0 kali


SERGAI, Realitasnews.com  -  Bupati Sergai Ir. H. Soekirman mengharapkan agar masyarakatnya meningkatkan toleransi antar umat beragama dan hidup berdampingan dengan rukun serta menjaga keamanan, ketertiban dan membuat  kabupaten Sergai tetap kondusif.

“ Mari kita sama –sama menjaga toleransi antar umat beragama dengan saling berkomunikasi agar toleransi akan terbangun dan dapat menepis berita - berita hoax yang akhir – akhir ini seperti virus yang dapat memecah belah suatu bangsa,” kata Bupati Sergai, H Soekirman saat menghadiri pelantikan Badan Kerjasama Antar Gereja ( BKAG ) Kecamatan,  Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) periode 2017-2022 yang dilaksanakan di Wisma HKPB Kampung Pon. Senin (16/7/2019).

Turut hadiri dalam acara pelantikan itu,  Ketua DPRD Sergai Syahlan Siregar, ST, Wakil Bupati Sergai H. Darma Wijaya, Asisten Pemerintahan Umum Herlan Panggabean, Camat Sei Bamban, Ketua BKAG Kabupaten Serdang Bedagai Pdt. Roni E. Silitonga beserta jajaran serta para peserta pelantikan.

“ Saya mengucapkan selamat dan sukses dan berharap dengan dilantiknya pengurus BKAG Kecamatan dapat menambah semangat kerja BKAG dalam mengurus umat Kristiani,” katanya.

Ketua Panitia Pelantikan BKAG Kecamatan Kabupaten Serdang Bedagai Drs. Horas FH. Siboro dalam sambutannya mengatakan pelantikan ini  diikuti oleh 8 kecamatan yaitu; Kecamatan Sei bamban, Kecamatan Sei rampah, Kecamatan bandar Khalifah, Kecamatan Tanjung Beringin, Kecamatan Pantai Cermin, Kecamatan Perbauangan dan Kecamatan Pegajahan.

Sementara itu, Ketua BKAG Kabupaten Serdang Bedagai Pdt.Roni E. Silitonga dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi Bupati Sergai yang telah hadir pada acara tersebut dan telah meningkatkan pembangunan di kabupaten Sergai tidak hanya pembangunan infrastruktur namun juga membangun meningkatkan SDM.  

Ia menyebutkan pelantikan itu sebagai salah satu program kerja BKAG dan bertujuan agar kerjasama antar gereja berjalan dengan baik guna kemaslahatan umat Kristiani. 

(Red/Jan)

Post a Comment

Disqus