Ads (728x90)

Dilihat 0 kali

Gallery Fhoto

Ketua DPRD Kota Tanjung Pinang Suparno Memimpin Rapat Paripurna Istimewa (DPRD Kota Tanjung Pinang, Jumat (31/3/2017 ( Fhoto : Istimewa)
TANJUNG PINANG, Realitasnews.com – Walikota Tanjung Pinang, Lis Darmansyah menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban APBD 2016 pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Tanjung Pinang, Jumat (31/3/2017).

Walikota Tanjung Pinang Menyampaikan LKPj APBD 2016 (Fhoto : Istimewa)

Dalam laporannya Walikota Tanjung Pinang, Lis Darmansyah mengatakan bahwa Belanja di APBD 2016 perubahan Rp 1,063 triliun realisasinya sebesar Rp 946 miliar atau sekitar 89 persen yang terdiri dari belanja langsung dan tidak langsung. Selain itu Walikota mengatakan bahwa rencana pembangunan fisik pada tahun 2016 lalu tercapai 100 persen dan serapan anggaran atau kerja belanja daerah secara keseluruhan tercapai sekitar 89 persen. Yang terdiri dari belanja langsung dan tidak langsung.

Angota DPRD Kota Tanjung Pinang Rapat Paripurna Istimewa (Fhoto : Istimewa)
Lis Darmansyah juga mengatakan bahwa angka putus sekolah (APS) tahun 2016 untuk semua jenjang pendidikan sebesar 0 persen. Kunjungan Wisatawan nusantara maupun wisatawan asing pada tahun 2016 meningkat.

Ketua DPRD Kota Tanjung Pinang, Suparno (Fhoto : Istimewa)
Wakil Ketua I DPRD Tanjung Pinang, Ade Angga mengatakan sangat mengapreasi LKPJ APBD Tanjung Pinang 2016 yang disampaikan walikota Tanjung Pinang, Lis Darmansyah.

Ade Angga kepada sejumlah awak media mengatakan bahwa fakta dilapangan masih banyak ditemui anak putus sekolah.

“Masih ada beberapa sekolah yang siswanya putus sekolah. Itu kita temukan dari kunjungan-kunjungan ke lapangan, apa yang disampaikan oleh Walikota Tanjung Pinang tidak sesuai dengan realita yang ada,” kata Ade.

Walikota dalam pidatonya, kata Ade, menyampaikan kenaikan jumlah kunjungan Wisman, padahal dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Tanjungpinang kunjungan Wisman mengalami penurunan.

Wako Tanjung Pinang, Lis Darmansyah Menyerahkan LKPj Kepada Pimpinan DPRD Kota Tanjung Pinang (Fhoto : Istimewa)
“Data BPS yang kita terima angka kunjungan Wisman ke Tanjungpinang itu menurun,” ujarnya.

Seharusnya kata Ade, dalam pidato laporan pertanggungjawaban itu Walikota Tanjungpinang harus menjelaskan kenapa PAD itu masih stagnan tidak meningkat dari tahun ke tahun.

“Tidak ada disinggung itu tadi. Kita kan ingin memblok up PAD kita itu kenapa stagnan terus,” ungkapnya.  Ade meminta PemkoTanjung Pinang memaksimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah. (Ian)

Post a Comment

Blogger Disqus