Ads (728x90)

Dilihat 0 kali


LINGGA, Realitasnews.com – Plt Gubernur Kepri, Isdianto melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke kabupaten Lingga dalam rangka penandatanganan kontrak kerja dan Fakta Integritas anti narkoba Guru Tidak Tetap (GTT)  di kabupaten Lingga yang dilaksanakan di SMKN 1 Singkep, kecamatan Singkep, kabupaten Lingga, Rabu (29/01/2020)

Turut hadir dalam kegiatan itu Ka.TP PKK Prov Kepri Hj. Rosmery Isdianto, anggota Komisi IV DPRD Prov Kepri Hanafi Ekra, Staf Ahli Gubernur  yaitu : H.Saidul Kudri, H.Herizal Hood,  H. Endi Maulidi,  Tomas, Eko Sumbaryadi, PKK Hj.Syamsinar Kadis Pendidikan provinsi Kepri, H. Muhammad Dali, Misbardi (Karo Pengadaan B/J), Karo Humprohub, Kabag Protokol, Ari Rosandi (BPKAD), Kasi PTK SMK Disdik, Kasubbag Pimpinan (Yova), Kasubbag Materi (Devi), Faruq (Tomas),  H. Endi Maulidi (Tomas) 

Hadir juga Drs. Juramadi Esram (Sekretaris Daerah kab. Lingga mewakili Bupati Lingga), Salmizi, ST (Wakil Ketua II DPRD Kab. Lingga), Yusrizal, SH (Asisten II Ekonomi dan Pembangunan), Kompol Rusdwiantoro (Kabagops Polres Lingga), AKP Hadi Sucipto (Kasat Narkoba Polres Lingga), Dody Suhendra, S.stp (Ka.BPMD Kab. Lingga), Indra Jaya Saputra, SH (Kabid Trantibum (Mewakili Kasatpol PP dan Damkar), Abdul Manaf, (Ka. Seksi Operasional dan Pengendalian Satpol PP dan Damkar), Agustiar (Plt. Camat Singkep), Febrizal Taupik, S.pi (Camat Singkep Barat), Sabirin, S.ip (Camat Singkep Selatan), Para Kepala OPD/ yang mewakili, para Kepala Sekolah SMA dan SMP sederajat se-kab Lingga, Para Tenaga Pendidik Non ASN, Para Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, dan Tamu Undangan, peserta yang hadir -+ 200 Orang.

Said Muhammad Idris selaku Ketua Pelaksana Kegiatan dalam sambutannya menyampaikan sesuai dengan arahan Plt Gubernur Kepri untuk tahun ini gaji PTK Non ASN tidak ada lagi bahasa Rapel, setelah tuntas kabupaten kota akan kita segerakan pembayarannya.

Said Muhammad Idris  menambahkan yang tak kalah penting nya lagi kita mengikuti perkembangan teknologi, untuk keamanan Perjanjian Kontrak dan SK ini nanti kita menggunakan QR Code supaya tidak ada lagi pemalsuan SK dan sebagainya yang mana juga akan dilinkkan kepada Badan Sandi Negara.

“ Satu huruf pun dirubah kita tahu, ini merupakan terobosan yang kita buat,” ujarnya

“ Dengan arahan pak Gubernur juga, untuk tahun ini beliau memerintahkan kepada kami (dinas Pendidikan) memberikan gaji 13 yang mana peruntukannya untuk tunjangan hari Raya, pembayarannya insya Allah sebelum hari Raya, besarannya satu bulan gaji,” tambahnya.

Sementara itu Plt. Gubernur Kepri H. Isdianto mengatakan ini sudah kesekian kalinya dirinya datang secara langsung dan menyaksikan secara langsung penandatangan fakta integritas.

 Beliau menambahkan kehadirannya karena  ingin menyampaikan penghargaan dan apresiasi secara langsung kepada guru-guru yang ada di Provinsi Kepulauan Riau, karena guru-guru yang ada di Provinsi Kepulauan Riau telah mampu mengangkat derajat pendidikan yang ada di Provinsi Kepuluan Riau ini.

“ Provinsi Kepulauan Riau Alhamdulilah mendapatkan Ranking ke-2 nasional nilai rata-rata  tertinggi Ujian Nasional (UN) tingkat SMK se indonesia. itu semua berkat keteguhan dan kesungguhan hati ibu-ibu mendidik anak-anak kita,” tuturnya

 

H. Isdianto melanjutkan beliau mau ini tetap kita pertahankan, karena berkali-kali dan berulang-ulang  Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa SDM yang berkualitaslah nanti yang akan mampu membangun kampung halamannya.

Tahun ini kita memberikan gaji ke-13 untuk bapak dan ibu guru, sebelum hari raya akan kita serahkan, tidak terhenti sampai disitu, kita akan menaikan gaji Guru GTT 5% dari pendapatan sekarang, insya Allah mulai diberikan bulan 7 nanti, disamping itu BPJS Kesehatan, ketenagakerjaan dan pemerintah yang menangani, maka dari itu butuh keseriusan, kebersamaan, bangun hubungan silaturahim kita bersama.

“ Dengan kebersamaan apapun kita bisa, saling tegur sapa, saling beri masukan dan kritikan untuk kemajuan provinsi kepulauan Riau yang kita cintai ini,” katanya.

Beliau menyebutkan di provinsi kepulauan Riau kedepan ada 3 sektor yang akan digali secara baik, Pariwisata, Pertanian.

“ Alhamdulilah saya lihat di kab. Lingga pertanian dan perikanan sudah mulai dikembangkan dan kelautan dan perikanan, inilah 3 sektor yang akan mampu membawa ekonomi provinsi kepulauan Riau menjadi lebih baik kedepannya,” ujaranya.

Belia menyebutkan dirinya yakin dan percaya jika kita mampu menggali 3 Potensi ini dan mampu menyiapkan sumber daya yang berkualitas, 10 tahun kedepan Provinsi Kepri mampu menjadi pesaing-pesaing Provinsi besar yang ada di Indonesia ini.

“ Baru-baru ini Provinsi Kepri mendapat predikat yang diberikan oleh Kemenko PMK, kita mendapat penghargaan dan Piagam Indonesia Bersatu, tidak main-main ada 11 Profesor yang menilai itu, salah satu kriterianya adalah kita di provinsi Kepulauan Riau memiliki berbagai suku bangsa, Ras, dan Agama, tapi jika dihadapkan satu persoalan besar gesekan antara satu ras dengan ras lainnya hal ini tidak pernah muncul kepermukaan secara besar-besaran dan dapat teratasi dengan baik, sehingga dari 34 Provinsi yang ada di seluruh Indonesia, Provinsi Kepri mendapat Penghargaan Indonesia Bersatu karena jalinan hubungan silaturahim yang baik,” tutupnya

Di Penandatangan Fakta Integritas Anti Narkoba Perwakilan nya secara simbolis diwakili oleh Oscar Saputra, S.pd, Mulyani,Rizki Suhanda. S.pd, Novia Nadia Bestari, S.pd

(Humas Pemkab Lingga/JH)

Post a Comment

Disqus