Ads (728x90)

Dilihat 0 kali


LINGGA, Realitasnews.com  – Dalam memberikan pelayanan guna peningkatan kualitas terhadap pemahaman pengamalan agama dan pembinaan kerukunan beragama di Kabupaten Lingga, Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Lingga rutin menggelar 12 kegiatan selama tahun 2019 dan 2020 yang sasarannya langsung menyentuh kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan oleh Kabag Kesra H. Jaya Atmajaria, dari anggaran sebesar lebih dari Rp 4 milyar,- yang diterima oleh bagian Kesra pada tahun 2019,  lebih dari sembilan puluh empat persen (94 %) kegiatan telah berhasil direalisasikan dari total 12 kegiatan yang telah dilaksanakan pada tahun tersebut.

Dari 12 kegiatan tersebut terdapat pemberian insentif yang disalurkan kepada beberapa penerima, diantaranya TPA kelurahan se-Kabupaten Lingga, Fardukifayah (penyelenggara jenazah), Da’i Motivator, Noje, Penyuluh Agama Budha, serta Penyuluh Agama Islam Daerah Terpencil (PAIT).

Untuk Taman Pendikan Al-Qur’an (TPA) sebanyak 175 orang tenaga guru atau pengajar terdaftar sebagai penerima, 28 orang untuk penyelenggara jenazah, 15 orang Da’i motivator, 40 orang Noje, dan 5 orang Penyuluh Agama Budha yang menerima pembayaran masing-masing sebesar seratus dua puluh lima ribu (Rp.125.000) rupiah perbulan yang dibayarkan setiap 4 bulan sekali atau per catur wulan.

Sedangkan untuk Penyuluh Agama Islam Daerah Terpencil (PAIT) se-Kabupaten Lingga, sebanyak 9 orang menerima Rp.2.500.000,- perbulan.

“Jadi total anggaran untuk pembayaran insentif ini pada tahun 2019 adalah sebesar Rp 664.500.000,- ( enam ratus enam puluh empat juta lima ratus ribu rupiah ), dan Alhamdulillah pada tahun ini kita anggarkan penambahan jumlah insentif yang semula seratus dua puluh lima ribu (Rp.125.000) rupiah , akan menjadi seratus lima puluh ribu (Rp.150.000) rupiah. Tapi untuk PAIT masih tetap sama jumlahnya,” kata H. Jaya Atmajaria menjelaskan rinciannya.

Beliau menambahkan bahwa untuk tahun 2020 ini bagian Kesra menerima peningkatan anggaran hingga menjadi lebih kurang Rp 5,6 milyar,- ( lima koma enam milyar rupiah) atau mengalami peningkatan sebesar Rp 1,3 milyar,- ( satu koma tiga milyar rupiah) jika dibandingkan dengan tahun lalu.

“Anggaran yang diperuntukkan untuk insentif pada tahun ini adalah sebesar Rp 764.400.000,- ( tujuh ratus enam puluh empat juta empat ratus ribu rupiah), termasuk dengan penambahan pemberian insentif kepada 10 orang imam masjid se-Kabupaten Lingga pada tahun ini,” terangnya.

Disamping insentif, bagian Kesra juga melaksanakan berbagai pembinaan, diantaranya pembinaan tilawah, serta pengiriman peserta STQ dan MTQ baik ke tingkat Provinsi maupun menyertakan perwakilan dari Kepulauan Riau sebagai peserta MTQ di tingkat nasional setiap tahunnya.

Selain itu, untuk meningkatkan silaturahim antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga dengan masyarakat se-Kabupaten Lingga, maka bagian Kesra rutin menggelar Safari Ramadhan, Zikir dan Tausiyah serta kegiatan Ahad Takwa.

Begitu pun pelaksanaan ibadah haji, Pemkab Lingga senantiasa memberikan pelayanan kepada Jemaah Calon Haji (JCH),  ke Embarkasi Batam maupun kembali ke daerah yang juga difasilitasi oleh Pemkab Lingga.

“Intinya Pemkab Lingga senantiasa hadir dan memperhatikan kehidupan beragama masyarakat Kabupaten Lingga, baik melalui pemberian insentif maupun kegiatan-kegiatan keagamaan yang dilakukan setiap tahunnya,” kata Kabag Kesra Lingga menjelaskan.

Disinggung mengenai pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Lingga, beliau menginformasikan bahwa berdasarkan rapat terakhir, MTQ dijadwalkan akan dilaksanakan di Kelurahan Senayang Kecamatan Senayang pada tanggal 1 hingga tanggal 8 Maret 2020 mendatang.

“Tanggal 1 akan kita laksanakan penerimaan kafilah, dan hari berikutnya baru dilakukan pembukaan. Sedangkan untuk pemulangan kafilah akan dilaksanakan pada tanggal 8 maret” ujarnya.

Ia juga mengabarkan bahwa untuk mengatasi kekurangan fasilitas hotel, Camat Senayang selaku tuan rumah telah menyiapkan lebih kurang enam puluh empat (64) rumah untuk para untuk para kafilah dan penggembira dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Lingga. Selain itu, Camat Senayang juga telah memastikan ketersediaan listrik dan air bersih.

Dengan mengangkat thema “Implementasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam membangun masyarakat Lingga yang religius, rukun  damai dan sejahtera,” kita berharap pelaksanaan MTQ ke-8 tingkat Kabupaten Lingga bisa berlangsung sukses. (MC/JH)

Post a Comment

Disqus