Ads (728x90)

Dilihat 0 kali



ASAHAN, Realitasnews.com - Plt Bupati Asahan H Surya BSc menjadi Inspekstur Upacara pada HUT Bhayangkara ke 73 yang digelar di Lapangan Adhi Pradana Polres Asahan, Rabu (10/07/2019).

Turut hadir dalam upacara itu, Kapolres Asahan, Dandim 0208 Asahan, Kajari Asahan, Ketua Pengadilan Negeri Kisaran, Danlanal Tanjung Balai Asahan, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan dan Ketua OKP.

Plt Bupati Asahan H Surya BSc sebagai Inspekstur Upacara membacakan pidato Presiden Republik Indonesia Ir H Joko Widodo  mengucapkan selamat hari Bhayangkara yang ke 73 kepada anggota Polri dan keluarganya dimanapun mereka bertugas.

Presiden RI juga mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan kepada seluruh anggota Polri yang telah bekerja keras memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum dan memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam momentum yang baik ini, katanya, marilah kita mendoakan anggota Polri yang telah gugur dalam bertugas menjaga keamanan negara kita.

“ Semoga Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan balasan atas seluruh pengorbanan dan perjuangan, pengabdian serta kesabaran bagi keluarganya yang ditinggal,” katanya.

Kerja keras dan pengabdian Polri telah dirasakan seluruh masyarakat Indonesia. Situasi keamanan di tahun 2018 hingga 2019 terpelihara dengan baik.

Polri dan TNI telah mengamankan perhelatan Internasional yang diselenggarakan Pemerintah yaitu Asian Games, Asian para Games, serta IMF Word Bank Annual Meeting 2018. Polri dan TNI juga telah mengamankan penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2018 dan Pemilu serentak tahun 2019 sehingga terselenggara aman, damai dan demokrasi.


Seluruh agenda kemasyarakatan terselenggara dengan aman, mulai dari perayaan Natal tahun 2018, Tahun baru 2018 sampai dengan Ramadhan dan Idul Fitri tahun 2019. Kita juga merasakan situasi kamtibmas yang kondusif, arus mudik dan arus balik berjalan dengan lancar. Stabilitas harga dan ketersedian bahan pangan terjamin di seluruh wilayah Indonesia.

Selain itu, bersama dengan pemangku kepentingan Polri juga ikut terlibat aktif dalam penanggulangan bencana yang terjadi diberbagai wilayah di Indonesia.

Polri juga telah mengungkap kejahatan mulai dari kejahatan konvensional yang meresahkan masyarakat, kemudian kejahatan lintas negara seperti : terorisme, perdagangan narkotika, perdagangan orang, dan kejahatan siber lalu kejahatan berimplikasi kontinjensi seperti komplik sosial, kerusuhan massa, dan unjuk rasa anarkis, sampai dengan kejahatan terhadap kekayaan negara, seperti ilegal logging, ilegal fishing, dan tindak pidana korupsi.

 
Termasuk dalam menindak kejahatan tindak pidana korupsi sepanjang tahun 2018, Polri telah berhasil mengungkap kerugian negara  senilai Rp 2,9 triliun,- dan menyelamatkan keuangan negara senilai  Rp 2,3 triliun,-

Selanjutnya dalam pengelolaan organisasi Polri telah meningkatkan akuntabilitas dan transparansi laporan keuangan Polri meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK selama 6 tahun berturut-turut.

Laporan Kementerian Pendayaan Aparatur Negara dan Reformasii Birokrasi menunjukkan nilai akuntabiltas kinerja instansi pemerintah dan Indeks Reformasi Birokrasi Polri mengalami peningkatan disertai keberhasilan mewujudkan 69 zona Integritas   yang terdiri dari 64 Satker dengan Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan 5 Satker dengan predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Hal ini menempatkan Polri   pada urutan kedua Kementerian /Lembaga dengan Zona Integritas terbanyak setelah Kementerian Keuangan.

Dengan berbagai capaian tersebut kinerja Polri dalam memelihara keamanan dalam negeri terus mendapatkan apresiasi positif dari masyarakat .

Tingkat kepercayaan publik terhadap institusi Polri terus meningkat. Hal tersebut ditunjukkan oleh berbagai survey yang diselenggarakan lembaga-lembaga survey yang kredibel. Polisi menjadi salah satu lembaga yang dipercaya publik setelah KPK dan TNI.

Capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh personil Polri dengan dukungan mitra kerja dan masyarakat. Oleh karena itu dalam kesempatan yang penuh dengan kebahagian ini saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh anggota Polri dimanapun anda berada , kepada seluruh mitra kerja Polri, serta kepada seluruh masyarakat yang telah mendukung terwujudnya stabilitas keamanan dalam negeri yang kondusif.

Atas prestasi itu, diharapkan Polri tidak cepat berpuas diri, namun sebaliknya menjadi motivasi dan inspirasi  untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Apalagi kedepannya tantangan yang dihadapi Polri akan semakin kompleks.

Terorisme dan radikalisme masih menjadi potensi ancaman bagi stabilitas keamanan dalam negara. Selain itu pesatnya perkembangan teknologi informasi juga mendorong semakin besar dan beragamnya potensi kejahatan di ruang siber. Demikian juga penyebaran berita bohong dan ujaran kebencian menjadi ancaman bagi kerukunan Persatuan dan Kesatuan bangsa.

Berbagai kejahatan lintas negara seperti peredaran narkotika dan human trafficking  terus memerlukan penanganan secara profesional. Kejahatan terhadap Kekayaan negara seperti tindak pidana korupsi, ilegal fishing, ilegal mining dan ilegal logging, harus diberantas demi melindungi kepentingan masyarakat, bangsa dan negara.

 
Demikian pula kejahatan konvensional yang meresahkan masyarakat harus ditindak secara tegas dan berkeadilan guna memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Presiden Jokowi juga mengintruksikan sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas diantaranya : 
  • Pertama terus meningkatkan kualitas SDM Polri, guna menghadapi berbagai tantangan tugas yang semakin kompleks serta untuk mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.
  • Kedua : Kedepankan strategi pemolisian proaktif dari tindakan humanis dalam mencegah dan menangani berbagai permasalahan sosial yang terjadi dalam kehidupan masyarakat.
  • Ketiga : terus tingkatkan kualitas pelayanan publik yang modern, mudah, murah, cepat secara konsisten dan berkelanjutan.
  • Keempat, tingkatkan profesioonalisme dalam penegakan hukum guna mewujudkan penegakan hukum yang profesional transparan dan berkeadilan.
  • Kelima, perkuat kordinasi dan kerja sama dengan TNI,  Kementerian/ Lembaga Pemerintah Daerah, serta masyarakat dalam memelihara keamanan dalam negeri .
Pada kesempatan itu juga Plt Bupati Asahan beserta unsur Forkopimda Kabupaten Asahan yang hadir memotong nasi tumpeng dan memberikannya kepada Kapolres Asahan sebagai tanda pemberian ucapan selamat kepada Polri yang telah sampai pada usia ke 73 tahun. (Nes)

Post a Comment

Blogger Disqus