Ads (728x90)

Dilihat 0 kali


LINGGA, Realitasnews.com -  Malang (17), pria yang tenggelam terbawa ombak saat menarik kayu di pantai Todak Batu Bedaun Dabo Singkep Lingga pada Kamis (13/6/2019) lalu akhirnya ditemukan Tim SAR Gabungan.

Kasi Ops SAR, Eko Suprianto kepada sejumlah awak media, Sabtu (15/6/2019) mengatakan Tim SAR Gabungan menemukan korban Malang pada Jumat (14/6/2019) sekira pukul 23.40 WIB dalam keadaan meninggal dunia di posisi 0°34.995' S - 104° 30.721 E (dipesisir pantai todak), selanjutnya korban di evakuasi kerumah sakit umum Dabo Kabupaten Lingga.

Bersama korban Malang (17) mereka ada 6 orang menarik kayu disekitar pantai Todak Batu Bedaun itu dua diantara mereka terseret ombak yakni Hen (27) jenis kelamin laki-laki dan Malang (17) jenis kelamin laki-laki.

Sementara empat korban lainnya selamat yaitu :  Rama (19) jenis kelamin laki-laki, Dimas (24) jenis kelamin laki-laki, Alja (24) jenis kelamin laki-laki, Abas (35) jenis kelamin laki-laki.

Eko Suprianto mengatakan untuk menemukan kedua korban itu, Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing untuk pembagian wilayah pencarian sesuai dengan Rens Ops
Pada hari ke dua pukul 07.00 WIB Tim SAR Gabungan melaksanakan pencarian/penyisiran. dan pada pukul 10.30 WIB Tim SAR Gabungan melakukan pencarian dengan sistem pukat dipinggir pantai.

Pada pukul 11.00 WIB Tim SAR Gabungan menemukan satu orang korban  yaitu Hen (27) dalam keadaan meninggal dunia di posisi 0°34.995' S - 104° 30.721 E (dipesisir pantai todak), selanjutnya korban di evakuasi kerumah sakit umum Dabo Kabupaten Lingga.

Pada pukul 14.00 WIB Tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian/penyisiran satu orang korban yaitu Malang (17) yang belum ditemukan, Hingga pukul 18.00 WIB Tim SAR Gabungan menghentikan sementara pencarian/penyisiran dengan hasil Nihil.

Namun sekira pukul 23.40 WIB Tim SAR Gabungan menemukan korban Malang (17) dalam keadaan meninggal dunia di posisi 0°34.995' S - 104° 30.721 E (dipesisir pantai todak), selanjutnya korban di evakuasi kerumah sakit umum Dabo Singkep Kabupaten Lingga.

Selanjutnya pukul 06.00 WIB Tim Rescue Unit Siaga SAR Lingga kembali ke pangkalan Dermaga Pulau Penuba. Dan Tim Rescue Unit Siaga SAR Lingga Tiba di pangkalan. Dengan kembalinya Tim ke pangkalan maka Operasi SAR diusulkan ditutup.

Untuk mencari kedua korban itu Tim SAR Gabungan itu terdiri dari KS. Tanjungpinang, Unit Siaga SAR Lingga, Polres Lingga, Lanal Dabo, Satpol PP Lingga, Babinsa, masyarakat setempat.
Sarana yang digunakan untuk mencari korban adalah  RIB 04 Lingga.
(Ril/AP)

Post a Comment

Disqus