Ads (728x90)

Dilihat 0 kali


LABURA, Realitasnews.com
– Unit Reskrim Kualuh Hulu berhasil meringkus seorang pria berinisial MS (26) alias Murlis yang diduga melakukan pencurian dan kekerasan (Curas). Ia menjambret korbannya, Dernawati Lingga (30) pada tanggal 23 Februari 2019 lalu sekitar pukul 20.00 WIB.

MS merupakan warga Blok 80 kelurahan Aekkanopan Timur, kecamatan Kualuh Hulu, Labura.
Kapolsek Kualuh HuluAKP Asmon Bufitra dalam rilisnya yang disampaikan oleh Kanit Ipda Gunawan Sinurat SH.MH kepada sejumlah awak media, Jumat (28/6/2019) mengatakan tersangka MS merupakan seorang residivis kasus curas dan merupakan spesialis jambret.
 
Ia mengatakan tersangka menjambret korbannya Dernawanti Lingga ketika turun dari mobil pick upnya. Tiba –tiba saja tersangka MS muncul mengendarai sepeda motor Mio Soul bersama rekannya berinisial A dan langsung menarik tas milik korban.
 
“ Korban berusaha mempertahankan tas miliknya, hingga terjadi tarik menarik dan tersangka MS mengancam akan membunuhnya, korban terpaksa menyerahkan tas miliknya dan mengalami kerugian uang tunai sebesar Rp 10 juta,-  dan 1 unit handphone merk Oppo dan 1 unit handphone merk Vivo,” katanya.

Kemudian korban melaporkan kejadian yang menimpa dirinya dengan bukti LP/85/VI/2019/LBH/Sek Kualuh Hulu.

Atas laporan dari korban itu, katanya, petugas melakukan penyelidikan dan memintai keterangan saksi- saksi, tersangka diketahui berinisial MS yang kerap kali melakukan kejahatan spesialis jambret dengan rekannya yang berinisial A.
 
Saat hendak diamankan petugas tersangka MS mencoba kabur dan melakukan perlawanan terpaksa petugas melakukan tindakan tegas dan terukur, memberikan hadiah timah panas pada kaki kirinya.

Selain mengamankan MS, petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa 1 unit sepeda Motor merk Mio Soul, 1 unit HP merk Oppo, 1 unit HP merk Vivo.

Hingga saat ini Polisi masih memburon inisial A yang merupakan rekan tersangka melakukan aksi kejahatan. Sementara tersangka MS dijebloskan di tahanan Mapolsek Kualuh Hulu untuk keperluan penyelidikan. (UH)

Post a Comment

Disqus