Ads (728x90)

Dilihat 0 kali


TEBING TINGGI, Realitasnews.com – Walikota Tebingtinggi  Umar Zunaidi Hasibuan mengatakan salah satu tantangan yang dihadapi negara kita adalah permasalahan kejahatan narkotika. Indonesia saat ini gencar melawan penyalahgunaan atau peredaran gelap narkotika.

“ Untuk memberantas peredaran gelap narkotika  dibutuhkan komitmen untuk memeranginya hingga tuntas,” kata Walikota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan ketika membacakan sambutan Wakil Presiden RI Yusuf Kalla saat menghadiri acara Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2019 yang digelar Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tebingtinggi, di Gedung Hj Sawiyah Kota Tebingtinggi, Rabu (26/6/2019).

Dalam  sambutannya  Wapres RI juga mengatakan masalah narkotika jika tidak ditangani secara bersama-sama oleh semua elemen masyarakat, maka akan mengancam eksistensi bangsa yang berdampak pada rusaknya tatanan sosial, serta mengancam kondisi ketahanan nasional suatu negara.

Lebih lanjut dikatakannya pemberantasan narkotika dimulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan. Saat ini ada 800 jenis narkotika yang bisa terdeksi dan tentunya ini memerlukan ke hati-hatian dari kita semua, terhadap makanan, minuman yang disuguhkan orang tidak dikenal kepada kita

Peringatan HANI Tahun 2019 ini mengusung thema “ Millennial Sehat Tanpa Narkoba Menuju Indonesia Emas” dan peringatan HANI ini ditandai dengan deklarasi generasi millenial anti narkoba sekaligus penandatanganan deklarasi Wali Kota.

Selanjutnya dilakukan pemberian penghargaan kepada Kecamatan Rambutan, serta Kelurahan Sri Padang, Tanjung Marulak, Tanjung Marulak Hilir, Karya Jaya, Rantau Laban, Lalang dan Mekar Sentosa sebagai relawan anti narkoba di tempatnya masing-masing.

Acara peringatan HANI Tahun 2019 ini juga dihadiri oleh Danyon Brimob B Poldasu Tebingtinggi, Sekda, Wakapolres, Pabung 0204/DS, Kakan Kemenag, para Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Bagian (Kabag), Camat dan Lurah.
 
(Jan)

Post a Comment

Disqus