Ads (728x90)


postviews postviews postviews

Dilihat kali



KARIMUN, Realitasnews.com -  Karantina Kelas II Tanjung Balai Karimun, cegah penularan penyakit berbahaya Monkeyfox, memperketat pengawasan arus masuk barang di pelabuhan Internasional Tanjung Balai Karimun. Kamis, (16/05/2019)

Selain pendetiksi melalui termoscan (pendeteksi suhu tubuh), Karantina Kelas II Tanjung Balai Karimun juga melakukan pengawasan terhadap barang bawaan penumpang, seperti daging dan buah - buahan yang dikwatirkan tertular virus berbahaya seperti Monkeyfox ( cacar monyet) maupun penyakit berbahaya lainnya.

Kepala Karantina Kelas II Tanjung Balai Karimun, Priyadi membenarkan pengetatan pengawan di pelabuhan Internasinal Karimun terkhusus untuk barang bawaan terutama daging.

"Pengawasan ini dilakukan untuk mengantisifasi penyebaran penyakit berbahaya, terutama daging yang dikwatirkan  terkontaminasi oleh virus berbahaya jenis Monkeyfox," terangnya.

Ia menjelaskan, Monkeyfox adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus, dan dapat terjadi pada hewan tertentu termasuk manusia. 

Adapun gejalanya, mulai dari demam, sakit kepala, nyeri otot, pembengkakan kelenjar getah bening, dan rasa lelah yang diikuti oleh ruam yang membentuk lepuh dan kerak.

"Waktu dari paparan virus ini hingga timbulnya gejala, sekitar 10 hari. Dan durasi gejala tersebut, biasanya berlangsung selama dua (2) sampai lima (5) minggu," ungkapnya.

Lanjut, Priyadi mengatakan adapun cara penyegahan yang harus dilakukan. Menerapkan kebiasaan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat), CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun), Konsumsi makanan bergizi, hindari kontak dengan hewan dari Afrika, dan hindari kontak dengan penderita.

"Dengan adanya pengawasan ini kita harap Karimun tetap aman dari penyakit Monkeyfox," kata Kepala Karantina Kelas II Tanjung Balai Karimun.

Penyakit cacar monyet atau Monkeyfox, Priyadi menambahkan merupakan penyakit yg disebabkan oleh virus langka yg banyak terjadi di afrika tengah & Barat. Virus ini banyak hidup pada hewan primata seperti monyet dan sebangsanya. 

"Sifat virus adalah zoonosis (dapat menular dari hewan ke manusia). Kasus penularan dari hewan ke manusia biasanya banyak terjadi di Afrika,  dikarenakan kebiasaan masyarakat disana yang sering berinteraksi dengan monyet bahkan sering mengkomsumsi dagingnya. Beberapa penyakit lain yg marak di Afrika yang bersumber dari monyet  adalah Ebola dan Marburg," pungkasnya.

(Jup)

Posting Komentar

Disqus