Ads (728x90)

Dilihat 0 kali



LINGGA, Realitasnews.com  – Ketua DPRD Lingga, Drs Riono didampingi wakil ketua II, Mudazir Zahid memimpin rapat paripurna dengan agenda  agenda pengesahan Ranperda APBD Perubahan kabupaten Lingga Tahun 2019 menjadi Perda APBD Perubahan Kabupaten Lingga Tahun Anggaran 2019 yang dilaksanakan di gedung DPRD Kabupaten Lingga, Senin (2/9/2019).

Rapat paripurna ini merupakan agenda terakhir dari anggota DPRD Kabupaten Lingga periode 2014-2019 yang akan habis masa jabatan mereka.

Sebelum disetujui dan disahkan, rapat paripurna diawali dengan pembacaan laporan hasil tim banggar DPRD Lingga terlebih dahulu oleh Juru Bicara DPRD Kabupaten Lingga, Agus Norman.

“Angka RAPBD perubahan sebesar Rp. 1, 05 triliun lebih, dan kita sangat berharap angka tersebut dapat disetujui karena telah melalui pembahasan yang cukup panjang dan luar biasa,” kata Agus Norman.

Ia juga menjelaskan bahwa, APBD-P Tahun 2019 ini mengalami peningkatan sekitar 134 milyar dari APBD murni yang lalu.

“Angka ini juga sudah melalui tahapan finalisasi dan harmonisasi dari Banggar, TAPD Pemkab Lingga dan Komisi Komisi DPRD Kabupaten Lingga” tambahnya.

Dia juga mengharapkan setelah disetujui, RAPBD perubahan yang telah disahkan menjadi APBD perubahan tersebut hendaknya segera diantarkan ke Gubernur Kepri untuk segera dievaluasi.

Ditempat yang sama, Bupati Lingga Alias Wello juga mengungkapkan proses pembahasan RAPBD ini membutuhkan waktu yang sangat panjang hingga letih.

“Kami berharap kerjasama yang baik antara Pemkab dan DPRD ini terus bergulir ke depannya. Kami akan segera menyerahkan hasil pengesahan APBD Perubahan ini ke Gubernur agar dapat dipergunakan untuk pembangunan Kabupaten Lingga tercinta ini” ucap Bupati Lingga ini.

Lebih lanjut Bupati Lingga menambahkan bahwa hal tersebut adalah bentuk komitmen yang telah disepakati bersama.

“Kami terharu dengan perjuangan dan kerja mitra kami ini dapat berjalan meski beban yang ditanggung tidaklah ringan” tutur dia.

Dikatakannya lagi, tentu ini adalah satu prestasi yang kita syukuri bersama, sepanjang terbentuknya Kabupaten Lingga ini.

“Kebijakan APBD ini disusun dikarenakan 2 hal, yakni terjadinya perkembangan pendapatan tidak sesuai lagi dari pada pendapatan kita, dan yang kedua ialah terjadinya pergeseran antara unit organisasi dan instansi lainnya hingga diambil perubahan asumsi dan dibutuhkan penyesuaian” jelasnya.

 

Seperti diketahui APBD Kabupaten Lingga tahun 2019 mengalami surplus dan adanya peningkatan anggaran silva dari tahun sebelumnya.

“Kita doakan untuk anggota yang tidak lagi ikut dalam keanggotaan DPRD pada masa mendatang agar selalu diberikan kesehatan dan bisa kerjasama dalam membangun Kabupaten Lingga Menuju Lingga terbilang 2020” harap Bupati Lingga.

Selanjutnya, diakhir kegiatan rapat ini terdapat suasana haru. Dimana Pimpinan DPRD Drs. Riono juga menyampaikan pesan perpisahan kepada semua pihak yang hadir dalam agenda paripurna ini.

“Tuntas sudah saya memimpin lembaga ini, dan saya sampaikan permohonan maaf jika terdapat kekurangan selama masa memimpin” ucapnya disambut haru peserta yang hadir.

Tampak pada saat menyampaikan pesan perpisahan dari Drs Riono, Bupati Lingga H. Alias Wello juga tak kuasa menahan air matanya.

“10 jari kami haturkan, dan atas nama teman-teman menyampaikan permohonan maaf seandainya selama menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Lingga tahun 2014-2019 ada harapan yang tidak tersampaikan ada janji yang tidak terpenuhi, kami mohon ampun kepada seluruh masyarakat khususnya pada bagian kepala yang akan datang untuk menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya” tutur beliau menyampaikan maaf.

Hadir pada kesempatan ini, Sekda Lingga, Asisten I dan III, Kapolsek Lingga, Para Pejabat Eselon II dan III, Para Pimpinan OPD se-Kabupaten Lingga, Pimpinan dan perwakilan FKPD, Camat, Lurah, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Kepala Desa dan BPD se-Kabupaten Lingga.

Semoga dengan anggaran yang sudah disahkan ini menjadi momentum untuk kebangkitan ekonomi dan optimalisasi terhadap pelayanan kepada masyarakat luas. (MC/Jhoni)

Post a Comment

Disqus