Ads (728x90)

Dilihat 0 kali


NATUNA, Realitasnews.com – Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Natuna terpaksa mengevakuasi seluruh pasien dan perlengkapan medis akibat ruang operasi rumah sakit tersebut pada Jum’at (20/9/2019) petang terbakar, kebakaran itu diduga lantaran hubungan arus pendek ( korsleting).

Beruntung api kebakaran ini dapat cepat diatasi dalam waktu singkat oleh kesigapan  tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Natuna bersama Damkar Lanal dan dukungan mobil tangki Kodim 0318/Natuna.

Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni didampingi Direktur RSUD Natuna, dr Medi bersama Kapolres Natuna AKBP Nugroho Dwi Karyanto langsung meninjau ruangan operasi RSUD pada pukul 17.00 WIB.

"Api berawal dari kamar operasi karena adanya korseleting pada bagian instalasi lampu pada pukul 4 sore, " ujar dr. Medi saat memberikan keterangan pers bersama Kapolres Natuna dan Wakil Bupati Natuna dikutip kejoranews.com, Jumat (20/9/2019).

Lanjutnya, langkah pertama yang dilakukan pihak RSUD saat terjadi kebakaran  adalah memutuskan saluran oksigen untuk mencegah terjadinya ledakan bila terkena api. Selanjutnya pasien yang sedang dirawat di bagian ICU dievakuasi ke tempat parkir.

"Ada beberapa pasien yang dievakuasi dan alat perlengkapan medis lainya. Saat itu juga ada pasien yang hendak melahirkan secara normal," terangnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara, untuk peralatan medis tidak ada yang terbakar, hanya pada bagian luar saja. Demikian halnya dengan pasien semuanya dalam keadaan aman baik.

"Untuk ruangan lain aman dan tidak terganggu kelistrikannya, pasien yang ada diruangan ICU akan dipindahkan ke ruangan lain. Menunggu pihak PLN memastikan jaringan instalasi aman," terang Medi.

Di tempat yang sama Wabup Natuna meminta agar selanjutnya pihak RSUD agar memastikan kondisi kamar operasi telah aman.

"Karena ruangan operasi ini yang penting," ujar Wabup.

Sementara itu Kapolres Natuna mengatakan akan kordinasi dengan pihak RSUD Natuna dan pihak PLN untuk memastikan penyebabnya kebakaran.

"Saat ini sedang proses normalisasi, kepolisian akan kordinasi dengan RSUD dan Pemkab agar pelayanan kembali normal" ucapnya.
(kejoranews.com)

Post a Comment

Disqus