Ads (728x90)

Dilihat 0 kali



ASAHAN, Realitasnews.com – Bupati Asahan H Surya Bsc menghadiri Festival Anak Sholeh tingkat Kabupaten Asahan tahun 2019 yang digelar di Gedung Tahfiz Qur'an Masjid Agung H Achmad Bakrie Kisaran, Senin (23/9/2019).

Turut hadir dalam Festival Anak Sholeh itu, Danlanal Tanjung Balai Asahan, Letkol Ropinto, Kasdim 0208 Asahan, Mayor N Simanjuntak, Kapolres Asahan, AKBP Faisal F Napitupulu, Kakankemenag Asahan, DR Hayatsyah, Ketua TP PKK Asahan, Hj Titiek Sugiarti Surya, Ketua MUI Asahan, H Salman AbdullahTanjung, Ketua Imtaq Asahan, H Ahmad Kosim Marpaung, Ketua BKPRMI Asahan, OPD, Kabag Camat, peserta, dewan juri dan undangan lainnya

Ketua panitia, Suherman Siregar SSTP dalam laporannya mengatakan bahwa Festival Anak Sholeh ini digelar selama 4 hari dari tanggal 23 sampai 26 September 2019.

Ia menyebutkan Festival ini merupakan salah satu program Pemkab Asahan yang dilaksanakan tim iman dan taqwa (imtaq) tujuannya untuk mewujudkan visi kabupaten Asahan mewujudkan masyrakatnya yang Reliqius, Sehat, Cerdas dan Mandiri.

Festival Anak Sholeh ini, katanya, diikuti sebanyak 641 anak dari sekolah SD, SMP dan SMA dan akan pertandingan beberapa cabagng diantaranya :
1. Hafidz 30 juz diikuti sebanyak 70 orang putra dan putri,
2. Azan diikuti sebanyak  56 orang putra,
3. Tilawah diikuti sebanyak  95 orang putra dan putri
4. Pidato bahasa Indonesia diikuti  sebanyak 91 orang putra dan putri
5. Pidato bahasa Inggris diikuti sebanyak  54 orang putra dan putri,
6. Busana muslim diikuti sebanyak 102 orang putra dan putri.
7. Mars MTQ diikuti sebanyak  170 orang putra dan putri.

Bupati Asahan, H Surya BSc mengatakan bahwa pelaksanaan anak sholeh akan sama dengan pelaksaan Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) dan Festival Nasyid untuk membentuk generasi muda yang memiliki akhlak.

 

Beliau juga mengapresiasi antusias masyarakat Asahan pada pelaksanaan MTQ desa hingga kecamatan yang telah memberikan nuansa religius dan pesona budaya keagamaan. Ia menyebutkan masyarakat Asahan saat ini telah merasakan bahwa MTQ bukanlah sekedar kegiatan keagamaan, melainkan sangat erat kaitannya dengan kehidupan sosial.

“Festival Anak Sholeh ini harus bisa  menjadi inspirasi dan spirit dalam menjalankan pembangunan moral serta menjadi media dakwah dan syiar keagamaan yang efektif. Secara nyata kegiatan ini telah terbukti mampu menjadi daya dorong yang kuat dalam memacu percepatan pembangunan di daerah,” katanya.

Dikatakannya, pada triwulan I tahun 2019, Pemkab Asahan telah melaksanakan Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) dan Festival Nasyid  mulai dari tingkat Desa/Kelurahan, Kecamatan hingga Kabupaten dan pada triwulan ke III ini Pemkab Asahan melaksanakan Festival Anak Sholeh.

Bupati Asahan juga sangat bangga lantaran antusiasme masyarakat sangat tinggi dalam mengikuti MTQ dan Festival Nasyid yang telah mampu menyuguhkan nuansa religius dan pesona budaya keagamaan.

Ia menyebutkan seluruh masyarakat dapat merasakan bahwa MTQ dan Festival Nasyid bukanlah sekedar kegiatan keagamaan saja tetapi erat kaitannya dengan kehidupan sosial kemasyarakatan terbukti  seluruh masyarakat terlibat dalam kegiatan dengan tulus dan ikhlas.

“ Semoga kegiatan yang positif ini dapat dipertahankan dan bila mampu dapat ditingkatkan lebih baik,” katanya.

Bupati Asahan juga mengharapkan agar seluruh Qori, Hafidz dan penggiat Al Qur'an dapat  terus meningkatkan kualitas para generasi Qurani dalam mengasah kemampuan sehingga bukan dari kuantitas saja, tapi dapat diperhitungkan dari segi kualitas.

(Nes)

Post a Comment

Disqus