Ads (728x90)

Dilihat 0 kali




BATAM, Ralitasnews.com – Tim SAR Gabungan terus mencari korban tiga orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang hilang lantaran kapal pompong yang ditumpanginya tenggelam di sekitar perairan Nongsa, Batam, Kepri pada Minggu (5/5/2019).
 
Kepala Seksi SAR Tanjungpinang, Eko Suprianto mengatakan kapal pompong pembawa 10 orang TKI itu bergerak dari Sei Rengit, Johor, Malaysia tujuan Batam, pada Minggu 5 Mei 2019 malam. Enam orang ditemukan selamat, 1 orang meninggal dunia dan 3 orang dalam pencarian.

“ Korban dievakuasi oleh Polair Bintan dan pencarian masih berlangsung, ada tiga orang lagi diantaranya,  satu orang perempuan, 1 orang anak laki-laki dan 1 orang ABK Boat, " katanya, Rabu, (08/05/2019)

Lebih lanjut Eko Suprianto mengatakan Tim SAR Gabungan bergerak menuju Lokasi Kejadian dan langsung melaksanakan penyisiran untuk mencari korban. Cuaca dilokasi cerah berawan, tinggi gelombang : 0,2 hingga 0,8 meter.

Tim SAR Gabungan dalam melakukan pencarian melibatkan KS. Tanjungpinang, Pol Air Polres Bintan, KPLP Tanjung Uban, Masyarakat Setempat dan menggunakan, Kapal RB 209, Speed Boat Polair Polres Bintan, Speed Boat KPLP Tanjung Uban, Kn 406 KPLP TUB5 dan perlengkapan pendukung lainnya.

“Untuk lokasi pencarian sekitar kejadian Perairan Nongsa, Batam dengan koordinat 1° 9.373' N 104 15.901' E, heading 320 derajat, jarak lurus 20.15 Nautical Mill dari Kantor SAR Tanjungpinang,” katanya.

Pencarian dilakukan hingga pukul 19 00 WIB, Tim SAR Gabungan menghentikan pencarian sementara dengan hasil NIHIL, dan akan di lanjutkan esok hari pada pukul 07 00 WIB.

Ia menghimbau kepada masyarakat dan nelayan di sepanjang pantai dari Tanjung Uban hingga Tanjung Berakit apa bila menemukan korban mohon segera untuk melaporkan ke Basarnas Tanjungpinang atau instansi terdekat.

 

Adapun korban yang selamat diantaranya :

1. Zulhakimi Juni Saputra, jenis kelamin laki-laki, lahir Banda Aceh 10 Juni 1989, Agama Islam, Swasta, Alamat di KTP di  Jalan Mata'i Desa Uletoi Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar Prov. Aceh.
Ia ditemukan Selasa 7 Mei 2019 pukul 07.00 WIB di pulau kepala Perairan Desa Sebong Lagoi Kecamatan Teluk Sebong Kabupaten Bintan.

2. Nasruddin
Jenis kelamin laki-laki,  Tempat / Tanggal lahir : Pidie (Aceh) / 7 Desember 1988, Pekerjaan : Wiraswasta, Desa Gampong Mesjid Aree Pidie (Aceh).
Ia ditemukan Selasa 7 Mei 2019 pukul 07.00 WIB di Perairan Kampung Baru Desa Sebong Lagoi Kecamatan Teluk Sebong Kabupaten Bintan.

3. Fadlon Fahmi
Jenis kelamin : laki-laki, Pidie (Aceh) / 19 April 1989, Islam, Swasta, da/Reubee Provinsi Aceh. Ia ditemukan Selasa 7 Mei 2019 pukul 07.00 WIB di Perairan Kampung Baru Desa Sebong Lagoi Kecamatan Teluk Sebong,  Kabupaten Bintan.

4. Hazrami ( diduga Tekong)
Jenis Kelamin laki-laki, umur 31 tahun, Islam, Da/Lhoksumawe Provinsi Aceh. Ia ditemukan Selasa 7 Mei 2019 pukul 14.00 WIB di Perairan Sakera Desa Sebong Pereh

5. Darmiaty
Jenis kelamin perempuan, umur 29 tahun, Da/Lhoksumawe Provinsi Aceh. Ia ditemukan Selasa 7 Mei 2019 pukul 14.00 WIB di Perairan Sakera Desa Sebong Pereh.

6. Muhammad Sabri
Jenis kelamin laki-laki, Jambo Masi (Aceh Jaya) / 01 Juni 1988, Islam, Wiraswasta, Banda Aceh Provinsi Aceh. Ia ditemukan Selasa 7 Mei 2019 pukul 17.00 WIB di Perairan Desa Sebong Pereh.

Korban Meninggal Dunia :
Linda, jenis kelamin perempuan, umur 31 tahun, Islam, Da/Lhoksumawe Provinsi Aceh. Ia ditemukan Selasa 7 Mei 2019 pukul 14.00 WIB di Perairan Sakera Desa Sebong Pereh.
 
(Ril/IK/AP)

Posting Komentar

Blogger Disqus