ads


Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Sponsor

 Space Iklan Kosong...!! Pajang iklan Anda disini Hubungi Redaksi
Anggota Satlantas Polres Karimun Menggelar Rajia Di Jalan Trikora (Fhoto :Aljupri/realitasnews.com)
KARIMUN, Realitasnews.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Karimun pada Senin (10/10/2016) siang kembali menggelar rajia di jalan Trikora, Karimun. Rajia ini melibatkan 20 anggota Satlantas Polres Karimun serta Polisi Militer TNI Angkatan Darat.

Baru sekitar 40 menit rajia digelar sudah 20 lebih kendaraan sepeda motor terjaring rajia.

Rata rata pelanggaran yang dilakukan pengguna sepeda motor adalah tidak dapat menunjukkan surat surat kendaraannya seperti STNK, SIM dan kelengkapan sepeda motor seperti tidak memiliki kaca spion, tidak memakai helm dan menggunakan plat nomor polisi tidak produk dari Samsat Karimun.

Menurut Kaur Bin Ops Satlantas Polres Karimun, Iptu Indra Buana Lubis menyebutkan razia ini merupakan razia yang rutin digelar oleh Satlantas Polres Karimun untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas khususnya pengendara sepeda motor.

“Saat ini kesadaran masyarakat berlalulintas masih rendah, masih banyak pengendara sepeda motor yang tidak tertib berlalu lintas khususnya anak-anak muda dan anak pelajar,”kata Iptu Indra Buana Lubis.

Banyak anak pelajar, lanjut Indra yang belum memiliki SIM dan belum mahir menggunakan sepeda motor namun sudah nekat memakai sepeda motor di jalan raya.

Dikatakan Iptu Indra, lebih dari 20 kenderaan yang terjaring rajia padahal Satlantas Polres Karimun baru saja menggelar razia bernama razia Cipta Kondisi tetapi masih banyak kenderaan roda dua tidak berdisiplin dalam berlalu lintas sehingga terjaring rajia.

“Walau kita sering menggelar rajia namun masih banyak pengendara sepeda motor terjaring rajia,”kata Iptu Indra.

Bagi kenderaan yang terjaring rajia, Satlantas Karimun langsung menilangnya dan selanjutnya akan disidangkan ke Pengadilan Negeri Karimun.


“Pengendara sepeda motor yang terkena tilang harus membayar denda ke kas negara, besar denda yang dibayar tergantung dari kesalahannya,” jelas Iptu Indra. (Jup)

About Redaksi News

www.realitasnews.com Terwujud sebagai portal berita independen dan menyuguhkan informasi kepada masyarakat serta mengungkap fakta dengan data.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

Top