Ads (728x90)

Dilihat 0 kali


BATAM, Realitasnews.com - Dinas Kesehatan Kota Batam bagikan 17.000 masker kepada pengguna kendaraan khususnya roda dua. Hal ini terkait kondisi udara Batam yang mulai terselimuti kabut asap kiriman.

“Kita sudah turun dua kali, membagikan masker di 20 titik. Total sudah 17 ribu masker yang kita bagikan ke warga,” kata Kepala Dinas Kesehatan, Didi Kusmarjadi di Batuaji, Senin (16/9/2019).

Pembagian masker, sambung Didi, dilakukan melalui Puskesmas (PKM). Lokasinya disesuaikan dengan wilayah kerja masing-masing.

Seperti PKM Belakangpadang yang membagikan masker di Pelabuhan Domestik Sekupang. Kemudian PKM Sekupang di simpang lampu merah STC Seiharapan, dan PKM Tibanbaru di simpang Universitas Internasional Batam.

Kemudian PKM Lubukbaja di Simpang Indomobil, PKM Tanjungsengkuang di simpang Pelabuhan Batuampar, PKM Tanjungbuntung di simpang tiga Kampung Seraya Atas, PKM Seipanas di simpang Gelael/BNI, dan PKM Kampungjabi di simpang Kepri Mall.

Selanjutnya PKM Baloi Permai di simpang Flyover Madani, PKM Botania membagikan masker di simpang Politeknik Negeri Batam, PKM Sambau di simpang Batubesar, PKM Kabil di Pelabuhan Telagapunggur, PKM Seipancur di simpang Panbil Mall, PKM Rempangcate di simpang Barelang Tembesi Centre, dan PKM Galang di Dendang Melayu Jembatan I Barelang.

Sedangkan wilayah Sagulung lokasi pembagian masker antara lain di simpang Genta oleh PKM Seilangkai, simpang basecamp oleh PKM Seilekop. Di simpang Aviari oleh PKM Batuaji dan simpang Polsek Batuaji oleh PKM Tanjunguncang.

“Untuk PKM Bulang, membagikan maskernya di simpang Fanindo,” kata dia.

Menurut Didi, sampai saat ini belum ada laporan tentang peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) pasca menurunnya kualitas udara Batam. Namun untuk laporan final tetap menunggu awal bulan depan.

“Posko khusus tak perlu. Karena kita sudah banyak Puskesmas dan Pustu (Puskesmas Pembantu). Bagi yang butuh bantuan bisa langsung ke Puskesmas dan Pustu terdekat. Dan kita belum ada rencana penambahan obat ISPA karena stok obat cukup,” terangnya.

Adapun Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) Kota Batam pada 16 September 2019 berada di angka 88 untuk parameter O3.

“Masih masuk kategori sedang,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, Herman Rozie.
 
(MC/Lian)

Post a Comment

Disqus