Ads (728x90)

Dilihat 0 kali

Kolonel Marinir Hermanto SE MM Memimpin Acara Sertijab Dari Letkol Marinir Anjas Wicaksono Putro MT Opsla Kepada Letkol Marinir Carles Arianto Lumban Gaol  (Fhoto : realitasnews.com) 
BATAM, Realitasnews.com - Letkol Marinir Carles Arianto Lumban Gaol kini menjabat Komandan Batalyon -10Marinir/ SBY. Serah terima jabatan dari Letkol Marinir Anjas Wicaksono Putro MT Opsla dipimpin oleh Kolonel Marinir Hermanto SE, MM yang digelar di Batalyon Infatri 10 Marinir SBY , Selasa (1/11/2016).

Letkol Marinir Carles Arianto Lumban Gaol sebelumnya menjabat Komandan Batalyon Intai Amfibi 2 Marinir. Sementara Letkol Marinir Anjas Wicaksono Putro MT Opsla kini menjabat Paban BMN Slog Kormar.

Selain memimpin acara serah terima jabatan Komandan Batalyon Infantri 10 Marinir SBY  Kolonel Marinir Hermanto SE MM  juga melakukan peresmian Mountaintering Tower Batalyon Infantri -10 Marinir SBY yang tingginya 18 meter.

Pembangunan  Mountaintering Tower Batalyon Infantri -10 Marinir SBY yang tingginya 18 meter ini merupakan hasil kerja keras dari  Letkol Marinir Anjas Wicaksono Putro MT Opsla berkerja sama dengan prajuritnya.

Komandan Brigade Infanteri III Lampung, Kolonel Marinir Hermanto dalam sambutannya menyebutkan pergantian jabatan ini untuk penyegaran, Ia menyebutkan  kinerja dari mantan Komandan Yonif 10 Marinir/SBY Batam, Anjas Wicaksono Putro MT Opsla selama ini sangat bagus.

"Kinerja Danyon yang lama sudah bagus saya berharap kinerja danyon yang baru dapat lebih bagus lagi mengingat Batam merupakan daerah yang rawan  gangguan dari negara luar," kata Hermanto.

Dengan adanya komandan baru ini, lanjut Hermanto, diharapkan akan muncul ide-ide baru untuk tetap membina dan memajukan kesiapan parjurit yang bertugas untuk membela negara.

Dikatakannya, Satuan Marinir yang memiliki tugas pokok untuk mengamankan wilayah NKRI perlu ada persiapan dan pembinaan kekuatan dan kemampuan dasar militer agar mampu menjalankan tugas dan amanah dengan baik.

"Maka itu, tugas seorang komandan, bagaimana mengarahkan prajuritnya agar lebih baik lagi ke depannya," tegas Hermanto.

Hermanto berharap agar Charles dapat membina, meningkatkan dan memantapkan profesional prajuritnya dengan tetap berpedoman pada prosedur sistem pembinaan Korps Marinir yang ada.

"Peran komandan yang pertama, memantapkan identitas dan jati diri prajurit sebagai prajurti siap tempur," pesannya.

Sementara itu Letkol Marinir Charles Arianto Lumban Gaol mengaku sudah sangat siap dengan tugas dan tanggung jawab yang diamanahkan kepadanya.

"Sebagai langkah awal dalam menjalankan tugas saya selaku Komandan Yonif 10 Marinir/SBY Batam saya akan memantapkan identitas dan jati diri prajurit agar segala tugas dan kewajiban satuan Marinir yang saya dipimpin dapat berjalan dengan baik," kata Carles.

Selain tugas pokok sebagai satuan siap tempur Marinir juga akan membantu aparat penegak hukum lainnya dalam mengawasi dan memberantas segala bentuk praktek illegal yang semakin marak di Batam dan Kepri ini ,"tegas Carles.

Sementara itu Anjas menyebutkan sejauh ini perkembangan prajurit Marinir yang dipimpinnya selama ini sudah melakukan tugas dan tanggung jawab dengan baik.

Saya berharap dengan Komandan yang baru, prajurit Marinir 10/SBY tetap mendedikasikan diri dan kemampuannya untuk mengabdi kepada negara sesuai dengan tugas dan fungsi satuan Marinir yang ada, "kata Anjas.

Acara sertijab ini digelar secara sederhana namun meriah itu juga diisi dengan berbagai atraksi militer dari prajurit Marinir, seperti olah gerakan dan ketangkasan memegang senjata, pembebasan sandera dan lain sebagainya.

Atraksi pembebasan sandera ini dilakukan seluruh anggota Batalyon Infantri 10 Marinir SBY ini.

Dalam adegan atraksi ini mantan Komandan Batalyon Infantri 10 Marini SBY, Letkol Marinir Anjas Wicaksono Putro MT Opsla disandera oleh komplotan anggota teroris.

Kelompok teroris ini menahan Anjas lantaran diduga ia tidak bersedia diajak kerja sama dengan anggota teroris untuk merusak keutuhan NKRI. Anjas disiksa nyaris di bunuh hendak di jatuhkan dari Mountering Tower Batalyon Infantri 10 Marinir. Beruntung anggota Batalyon Infantri 10 Marini SBY  tiba tepat waktu, kontak senjata pun terjadi, dalam hitungan menit sekitar 15 orang anggota teroris dapat dilumpuhkan dan Anjas yang di sandera dapat dibebaskan.

Acara sertijab Komandan Batalyon Infantri 10 Marini SBY ini juga dihadiri oleh Walikota Batam, Rudi SE, Kejari Batam, Mikroj, TNI AD, Ormas PP.   (lian)

Post a Comment

Blogger Disqus