Ads (728x90)

Dilihat 0 kali



KARIMUN, Realitasnews.com - Ratusan masyarakat dan tokoh kelurahan Baran Kecamatan Meral, Karimun yang didominasi etnis Tionghua memadati halaman kelenteng Cetiya Arya Deva untuk mendengarkan kepastian perkembangan terkait kasus dugaan intimidasi dan pemukulan yang dilakukan oleh pria berinisial BL bersama rekan-rekannya, Jumat (16/8/2019) malam.

Dugaan kasus intimidasi dan pemukulan itu terjadi beberapa waktu yang lalu dan sempat heboh karena terekam CCTV kelenteng.

Pada pertemuan tersebut turut hadir Kapolsek Meral AKP Hadi Sucipto dan beberapa anggota polisi, meskipun saat pertemuan tersebut sempat memanas karena warga meminta agar BL segera ditahan, namun dapat diredam oleh pihak kepolisian dan tokoh  masyarakat dengan menggunakan bahasa Hokkien.

Kapolsek Meral AKP Hadi Sucipto mengatakan kita sengaja mengumpulkan  warga dan tokoh masyarakat Tionghua untuk menjelaskan proses hukum yang sedang berjalan  terkait kasus dugaan pemukulan yang terjadi di depan kelenteng Cetiya Arya Deva beberapa hari lalu.

 

" Untuk saat ini sudah ada empat orang yang sudah ditahan dipolres Karimun, termasuk salah satunya adalah BL,” kata Kapolsek Meral AKP Hadi Sucipto.

Hadi menuturkan bahwa Polisi akan bekerja sesuai dengan hukum yang ada, oleh sebab itu kita minta masyarakat tidak terprovokasi serahkan ke petugas untuk memproses kasus ini.

Sementara itu salah satu tokoh masyarakat warga etnis Tionghua Acai Lim kepada sejumlah awak media mengatakan dirinya berharap agar pihak kepolisian memproses kasus ini secara profesional supaya masyarakat tidak bertindak diluar yang tidak diingini.

" Kita harap pihak kepolisian memproses kasus ini secara profesional, adilo dan benar  sehingga masyarakat bisa tenang, sehingga hukum itu dinilai tidak tebang pilih,” kata Acai Lim

" Kita bersukur  kepada pihak kepolisian mengumpulkan tokoh Tionghua dan masyarakat untuk menjelaskan perkembangan kasus pemukulan tersebut,” tambahnya.

Setelah mendengar penjelasan dari pihak Kepolisian dan tokoh masyarakat mereka membubarkan diri secara aman dan tertib. (Jup)

Post a Comment

Disqus