Ads (728x90)

Dilihat 0 kali



BATAM, Realitasnews.com
– Erdi Steven Manurung diangkat menjadi Ketua DPC Indonesia Shipping Agencies Association (ISAA) Batam periode 2019 – 2024 di Golden View Hotel, Bengkong, Batam, Kamis, (22/08/2019).

Pelantikan pengurus Dewan Perwakilan Cabang (DPC) ISAA Batam itu juga dihadiri oleh Kepala KSOP Khusus Batam, Dishub Kota Batam, Kasubdit Humas BP Batam, Karantina, Imigrasi, Lanal Batam.

Dalam sambutannya Ketua DPC ISAA Batam, Erdi Steven Manurung mengatakan dengan terbentuknya DPC INSA Batam ini kita akan lebih memajukan perusahaan-perusahaan pelayaran khususnya dikeagenan di Batam dan bekerjasama dengan instansi - instansi seperti BP Batam, Syahbandar, Imigrasi.

Selain itu, katanya, keberadaan DPC ISAA Batam aka menerima keluhan - keluhan dari seluruh  anggota.

Ia menyebutkan saat ini pihaknya   sudah mempunyai 56 perusahaan keagenan kapal di Kota Batam. Dan dari pengurus sendiri kita ada sekitar 20 an perusahaan yang tergabung masih perusahaan lokal di 34 provinsi, dan untuk seluruh Indonesia ada sekitar 300 lebih perusahaan.

“ Program kedepan, kita akan mencoba mendekati apa yang menjadi keluhan-keluhan anggota selama ini termasuk kendala - kendala di lapangan dari instansi-instansi terkait, dalam pengerjaan dan pengurusan keagenan kapal di Kota Batam,” katanya.

seperti permasalahan sebelumnya dalam pengurusan di syahbandar, terkait Persetujuan Keagenan Kapal Asing (PKKA), tapi kini sudah tersosialisasikan, dan permasalahan lainnya pihaknya masih menunggu dari anggota.

“Karena saya ditunjuk jadi ketua dari anggota, dan sudah tugas saya kembali memberikan solusi kepada anggota,” katanya.

Ketua Dewan Perwakilan Provinsi (DPP) ISAA, Juswandi Kristanto mengatakan ISAA suatu wadah melindungi jika ada hal-hal terkait kinerja pemerintah dan lainnya. Ada payung dan asosiasi yang memberikan arahan kepada anggotanya, sehingga anggota tidak kaget.

Di Kepri ISAA berdiri dari tahun 2018, dan sudah terbentuk DPC Tanjungpinang, Batam, dan berikutnya Karimun dan lainnya.

“ Disini kami bekerja profesional untuk mengurus kepentingan perkapalan, kebutuhan air tawar, bunker, kruw sakit, send on/out, layanan perbaikan kapal dan lainnya,” katanya

Kepada DPC Batam yang baru di bentuk,lanjutnya, diharapkan dapat bekerja secara profesional, lebih banyak bersaing terutama dengan negara di depan mata (Singapura-red) yang mana tadinya mencari kapal/keagenan di Singapura terus tenaga kerjanya orang kita, jadi mereka dapat nama kita hanya kuli mereka.

Selain itu, kita ada muatan pergi ke daerah Timur Indonesia, tapi tidak bisa untuk membawa muatan balik, seperti itu berapa besar biaya mereka. Harapan kita pertumbuhan semua merata dari Timur sampai ke Barat.

“ Jadi, seharusnya sekarang apa pun itu harus melalui keagenan kapal kita, karena pelayaran Batam, kita lihat banyak kapal asing, dari pada kapal nasional,” katanya

ISAA bertujuan mempersatukan Perusahaan Keagenan Kapal di Indonesia agar bisa bekerjasama dalam meningkatkan peranan Pengusaha Keagenan Kapal serta memberikan arah yang pasti bagi dunia usaha Keagenan Kapal serta membantu usaha Pemerintah dalam membina dan memajukan usaha Keagenan kapal di Indonesia guna menunjang

Pembangunan Nasional demi tercapainya masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang – Undang Dasar 1945.

ISAA dengan segala perangkat organisasinya berfungsi dan berusaha untuk meningkatkan kemampuan para anggotanya dalam menghadapi persaingan global dan berperan mendukung program Pemerintah di bidang transportasi Laut. 

(IK/AP)

Post a Comment

Disqus