Ads (728x90)


postviews postviews postviews

Dilihat kali

Amsakar : 𝘛𝘶𝘨𝘢𝘴 𝘒𝘪𝘵𝘢 𝘚𝘪𝘢𝘱𝘬𝘢𝘯 𝘎𝘦𝘯𝘦𝘳𝘢𝘴𝘪 𝘚𝘦𝘩𝘢𝘵 𝘥𝘢𝘯 𝘛𝘢𝘯𝘨𝘨𝘶𝘩 𝘠𝘢𝘯𝘨 𝘉𝘦𝘳𝘥𝘢𝘺𝘢 𝘚𝘢𝘪𝘯𝘨

 

Wakil Wali Kota  Kota Batam Amsakar Achmad  yang juga Ketua Stunting Memberikan Pemahaman Kepada Orientasi Tim Pemdamping Keluarga Stunting (Foto Ist ) 

BATAM, Realitasnews.com - Ketua Penanganan Stunting Kota Batam Amsakar Achmad menghadiri Orientasi Tim Pendamping Keluarga Stunting di Asrama Haji, Selasa (30/11/2021).

Tim pendamping keluarga ini terdiri dari Bidan, Kader Posyandu dan juga Kader PKK.

Amsakar Achmad yang juga Wakil wali kota Batam  berharap, melalui kegiatan ini tim dapat semakin memahami tugas dan fungsinya. Tujuan orientasi tersebut tidak lain untuk menyeragamkan pemahaman antar kelompok tim yang telah dibentuk dan berjumlah 534 kelompok.

"Kita berharap tugas dan fungsi dipahami serta langkah-langkah disusun dengan baik," kata Amsakar.

Menurutnya, tim hendaknya memiliki data masyarakat usia subur, calon pengantin, ibu hamil hingga ibu menyusui.

"Mereka hendaknya diberikan edukasi tentang pentingnya pencegahan stunting,"ujarnya.

"Kita semua tentu ingin anak kita, generasi yang sehat dan tidak memiliki persoalan saat lahir,mari kita sama-sama bertekad, agar  bayi yang lahir adalah bayi yang sehat," himbaunya.

Lebih lanjut Ia menegaskan  , pemerintah kini memang tengah fokus menyiapkan generasi unggul  dan sehat.

Seperti diketahui, Bank Dunia dan Bappenas memprediksi Bonus demografi Indonesia terjadi pada tahun 2030 mendatang. Pada tahun tersebut jumlah usia produktif yang dimaksud bisa mencapai 64% dari total jumlah penduduk sekitar 297 juta jiwa.

"Sudah tugas kita mempersiapkan generasi tangguh dan unggul yang akan bersaing diranah Nasional maupun lnternasional," tegasnya.

Amsakar berharap, tim dapat bekerja dengan ikhlas menjalankan tugas yang diamanatkan oleh negara.

"Sebulan yang lalu, Batam dikunjungi kepala BKKBN RI yang membicarakan dua agenda besar. Pertama MoU dengan perguruan tinggi dan pencanangan kelurahan bebas stunting"ungkapnya.

Masih kata Amsakar,BKKBN menyuruh kita siapkan delapan rencana aksi, pemetaan atau pendataan anak stunting, rembuk tim percepatan penanganan stunting dan lainnya.

Amsakar menuturkan ,seperti diketahui Batam dipercaya sebagai percontohan penanganan stunting. Gerak cepat yang dilakukan oleh Pemko Batam mendapat apresiasi langsung dari BKKBN.

"Alhamdulilah proses rekrutmen kita cepat dan mendapat apresiasi Kepala BKKBN ( Hasto Wardoyo). Senang betul dia melihat perkembangan ini," pungkasnya.(R)

Post a Comment

Disqus