Ads (728x90)



Dilihat 0 kali

Diduga Karena Ceroboh, Kapal Kayu Berukuran 7 GT Penyalur BBM Terbakar di Sungai Buluh –Lingga
Kapal Kayu Berukuran 7 GT Penyalur BBM Terbakar di Sungai Buluh-Lingga (24/11/2021) (Fhoto : Ist)

LINGGA, Realitasnews.com - Diduga disebabkan kecerobohan, satu unit kapal penyalur Bahan Bakar Minyak (BBM) bermuatan 81 drum atau sekitar 16,2 ton  jenis BBM pertalite dan solar ludes terbakar di Desa Sungai Buluh, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Kepri pada Rabu (24/11/2021) sekitar pukul 09.00 WIB.

Direktur Cabang Pertamina Sungai Buluh, Edy Gipson saat ditemui sejumlah awak media mengatakan kapal kayu berukuran 7 GT penyalur BBM itu mengisi BBM di cabang Pertamina yang dipimpinnya di Sungai Buluh. BBM itu akan diantar ke Daik, Lingga. Namun baru saja lepas tambat tiba-tiba saja kapal itu terbakar.

"Kebakaran kapal itu terjadi usai pengisian muatan dan lepas tali dari Pertamina, kuat dugaan disebabkan percikan api saat menyalakan mesin Robin sedot air buang kapal, " kata Edy Gipson pada Rabu (24/11/2021).

Ia menyebut kapal penyalur BBM tujuan Panggak Laut, Daik Lingga tersebut pemiliknya atas nama Harun dengan kapasitas muatan 74 drum BBM jenis pertalite dan 7 drum BBM jenis solar.

“ Total muatannya lebih kurang 16,2 ton atau 16.200 Liter, “jelas Edy.

Sebagai informasi tambahan dari sumber awak media selaku kapten Kapal penyalur BBM tersebut Ahmad Dahlan mengatakan saat kejadian dirinya tidak berada di kapal kebetulan lagi sedang mengurus surat pas jalan. 

Ia menyebut akibat peristiwa naas itu tidak ada korban jiwa namun salah seorang  anak buah kapal (ABK) atas nama Junaidi mengalami luka bakar pada kedua tangannya dan sudah dievakuasi ke RSUD Dabo Kecamatan Singkep untuk mendapat perawatan yang intensif.

“ Akibat kebakaran itu kerugian yang dialami satu unit kapal kayu berukuran 7 GT dan BBM jenis pertalite dan solar sebanyak 81 drum atau 16,2 ton, total kerugian diperkirakan sekitar ratusan juta rupiah,” katanya. (JH)


Post a Comment

Disqus