Ads (728x90)


postviews postviews postviews

Dilihat kali


BATAM, Infokepri.com
– Walikota Batam, H.M. Rudi SE mendapat penghargaan  sebagai Best Walikota IIA 2019 dari Asosiasi Perusahaan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (Aptiknas) bekerja sama dengan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti) RI di Grand Ballroom The Fairmont Hotel, Jakarta.

“ Penghargaan itu menjadi pemacu bagi saya untuk berbuat lebih baik dan lebih cepat demi kesejahteraan masyarakat. Juga lebih lebih cepat melakukan apa yang harus dibangun dan diselesaikan, apa yang menjadi kebutuhan rakyat,” kata Walikota Batam, H.M Rudi SE kepada sejumlah awak media, Kamis (25/4/2019).

Dalam tiga tahun kepemimpinan Rudi sebagai Walikota Batam, telah banyak inovasi yang dilakukan dalam pembangunan kota dan pelayanan kepada masyarakat. Seperti percepatan pembangunan infrastruktur, pelebaran jalan-jalan utama, perbaikan saluran air, dan sebagainya.

“Kami juga sudah melakukan penanggulangan dan pencegahan banjir, mengurai masalah sampah kota, ini biasanya menjadi masalah di akhir tahun. Memindahkan pembuatan KTP elektronik di kecamatan dan mempercepat perizinan,” sebutnya.

Bersama Walikota, Pemerintah Kota Batam juga mendapat penghargaan kategori Best Innovation on Metropolitan and Big Governance IIA 2019. Penghargaan didapat Pemko Batam atas terobosan pelayanan terpadu satu pintu yang diwujudkan dalam konsep Mal Pelayanan Publik (MPP).

Ada 400 lebih layanan perizinan dan non perizinan yang tersedia di MPP. Baik yang diterbitkan Pemko Batam maupun instansi vertikal. Istimewanya, antar pelayanan telah terintegrasi satu dengan yang lain. Sehingga proses pengurusan izin menjadi lebih cepat dan mudah.

Meski telah banyak inovasi yang dilakukan untuk membangun Kota Batam, Rudi akui belum sempurna.  Untuk itu ia meminta dukungan dan doa dari masyarakat Batam agar dapat bersama membangun Batam menjadi kota maju, modern, dan madani.

Ketua penyelenggara IIA 2019, Soegiharto Santoso mengatakan penghargaan Best Walikota IIA 2019 diberikan kepada delapan Kepala Daerah di Indonesia. Yaitu Walikota Batam, Walikota Batu, Walikota Sawah Lunto, Walikota Bontang, Walikota Bandung, Walikota Banjarmasin, Walikota Manado, dan Walikota Samarinda. 

Untuk penghargaan Best Innovation on Governance 2019 diberikan kepada Pemko Batam, Pemko Bandung, Pemko Banjarmasin, Pemko Batu, Pemko Sawah Lunto, dan Pemko Bontang.

Tujuan yang ingin dicapai dari IIA 2019 adalah meningkatkan daya saing perusahaan, mendorong produktivitas dan efisiensi perusahaan, serta menumbuhkembangkan budaya inovasi dan kreativitas. Selain itu memberikan apresiasi kepada korporasi yang inovatif, mempublikasikan kepada pihak-pihak terkait, misal perusahaan, investor, dan lembaga keuangan pemerintah.
 
(MC/Pay)

Posting Komentar

Disqus