Ads (728x90)


postviews postviews postviews

Dilihat kali



BINTAN, Realitasnews.com
– Pelaksanaan STQH ke VIII tingkat Provinsi Kepri tahun 2019 dipusatkan di Bintan. Malam taaruf yang merupakan bagian dari rangkaian STQH ini  dilaksanakan di lokasi di tepi kolam air tawar taman Kota Kijang, menambah semarak dan syiar rangkain pelaksanaan STQH.

Malam taaruf ini dihadiri oleh Kepala Kemenag Lingga, Kabag Kesra, Bupati/Walikota se-Kepri, perwakilan kafilah, ormas dan organisasi keagamaan.

Acara malam taaruf ini diawali dengan makan malam bersama dengan seluruh undangan yang hadir.

Ketua MUI Kabupaten Lingga, Badiul Hasani mengapresiasi Pemkab Bintan dan mengatakan pemilihan lokasi STQH VIII sangat keren.

"Panitia lokalnya hebat, idenya brilian dalam memilih lokasi STQ. Taman kota disulap menjadi arena utama,"kata Badiul Hasani, Jumat(26/4/2019).

Ia menyebutkan lokasi ini akan ramai dikunjungi oleh masyarakat karena mudah diakses dan view yang ditampilkan tidak ada duanya di Kepulauan Riau ini.

"Ditambah lagi lantunan tartil oleh juara 2 Nasional MTQ Nasional di Medan 2018 lalu. Menambah kehidmatan malam taaruf STQH VIII. Semoga,keindahan dan kelancaran suasana malam taaruf bisa dirasakan terus hingga penutupan nanti. Artinya, semua kafilah dapat menikmati suasana STQ dengan nyaman dan tidak ada kendala selama STQH berlangsung,"harapnya.

Bupati Bintan, Apri Sujadi selaku tuan rumah STQH menyampaikan harapannya agar STQH VIII melahirkan generasi qurani. 

"Esensi STQH adalah bagaimana kita mengamalkan isi kandungan Al Quran,"ungkap Bupati Bintan, Apri Sujadi.

Pembangunan agama di Kepri semakin hari semakin maju. "Khusus di Bintan saat ini sudah dibangun rumah-rumah tahfiz.
 
“Program Bintan bershalawat dan mengaji 32 ribu jamaah terus berjalan. Pemberian insentif guru ngaji, imam,petugas fardu kifayah sebanyak 2.000 orang. Bahkan insentifnya dinaikkan untuk tahun ini,"ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengatakan hal yang sama bahwa pesantren tumbuh bak cendawan di Bumi Kepri.

"Saya salut dan bangga dengan para pendiri dan pengelola pondok pesantren. Ada pesantren dikelola sendiri, ada yang dikelola yayasan. Tentunya saya sangat mengapresiasi hal ini,"jelas Nurdin

Ia menyebutkan para hafiz dan hafizah terus bertambah di Kepri. Prestasi anak-anak Kepri di Internasional juga sangat luar biasa. Semoga melalui STQH ini semangat ukhuwah Islamiyah terus terbangun dan terpelihara.

“Saya yakin Pemerintah Kabupaten/Kota terus berinovasi dalam mengembangkan pendidikan agama meskipun dengan anggaran yang terbatas. Berbagai inovasi yang dibuat ada one day one juz, Jumat Taqwa, Ahad Taqwa dan berbagai macam program lainnya,"katanya.

Pemerintah provinsi Kepri sangat peduli dan perhatian dengan pembangunan agama. Atas nama Pemerintah Provinsi Kepri mengucapkan selamat menyambut Bulan Suci Ramadhan 1440 H.

Malam taaruf sekaligus dilakukan peresmian Air Mancur Tasik Tuah Gemilang yang menjadi ikon kebanggaan Kabupaten Bintan Provinsi Kepri. (Ril/Jhoni)

Posting Komentar

Disqus