Ads (728x90)


postviews postviews postviews

Dilihat kali


Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo Didampingi Anggota 2, Yusmar Anggadinata dan Anggota 3 Dwianto Eko Winaryo Saat Gelar Pertemuan Dengan Kadin Kepri (Fhoto : Istimewa)

BATAM, Realitasnews.com – Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo bersama jajaran pimpinan BP Batam menggelar tatap muka dengan pengurus Kamar Dagang dan Industri Provinsi Kepri di ruang Presentasi Gedung Marketing Centre, BP Batam pada Selasa sore (8/11/2017)

Ketua Kadin Kepri, Ma’ruf Maulana memberi apresiasi kepada Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo lantaran dalam waktu singkat Ia telah merancang komunikasi dengan serangkaian pemangku kepentingan di Batam khususnya para khususnya para pelaku usaha di Batam.

“Semua yang ingin kami bahas sudah Bapak akomodir dalam rencana Bapak, terkhusus masalah Perka Pak” kata Ma’aruf disambut riuh tepuk tangan dari belasan anggota Kadin Kepri yang hadir di Marketing.

Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo yang didampingi Anggota 2 Yusmar Anggadinata, Anggota 3 Dwianto Eko Winaryo, beserta jajaran pejabat Eselon II BP Batam, mengatakan bahwa pertemuan ini secara maraton dirancang guna mendapatkan masukan-masukan dari semua kalangan tanpa terkecuali dalam rangka menggerakkan dan menggairahkan kegiatan investasi di Batam sehingga pertumbuhan Batam yang tahun-tahun ini dikatakan merosot bisa kembali melesat sebagaimana target yang telah ditetapkan Lukita dan jajaran yakni bagaimana membangun kawasan ekonomi Batam Bersama untuk Maju dalam 2 tahun tumbuh 7%.


Dalam merancang upaya jangka pendek (Quick Win 100 hari) maupun jangka panjang (selama 2 tahun target) Kepala BP Batam berfokus pada bagaimana membentuk ikim investasi yang baik yang memberikan dorongan agar kegiatan usaha itu dapat berkembang.

Dalam pertemuan-pertemuan ini ia ingin mengetahui apa saja keluhan dan masukan dari semua pengusaha. Dan dari sejumlah pertemuan yang telah berlangsung diantaranya pertemuan dengan REI Batam, HKI, dan Kepelabuhanan beberapa waktu lalu, Lukita dan jajaran telah merancang langkah yang akan dilakukannya selama 100 hari kerja atau yang disebut Quick Win 100 hari kerja. Quick win 100 hari kerja kepala BP Batam diantaranya adalah :

  1. Revisi perka terkait lahan, uwt dan pelabuhan;
  2. Penyelesaian masalah perizinan lahan dan pencabutan lahan;
  3. Percepatan pelayanan berusaha dan peluncuran Mall Pelayanan Publik;
  4. Peningkatan komunikasi BP Batam dengan pemangku kepentingan di Batam;
  5. Peluncuran Master Plan jangka panjang;
  6. Penanganan permasalahan sosial terkait lahan;
  7. Rancangan reorganisasi BP Batam, Review/ revisi tarif pelayanan BP Batam (tarif bandara);
  8. Pelaksanaan event internasional dan nasional secara berkala dan Persiapan pembentukan KEK.

Kepala BP Batam meyakini untuk mencapai itu semua BP Batam tidak bisa sendiri. Ia meyakini bahwa jalan memperbaiki Batam ialah dengan bergandengan tangan dan  mengajak mitra BP Batam agar bersama mengedepankan kepentingan masyarakat dan kepentingan dunia usaha. 

Kadin Kepri dalam forum ini juga mengusulkan sejumlah masukkan diantaranya adalah :

  1. Prasyarat investor yang bisa mendapatkan kemudahan i23J kedepan mereka harapkan tidak dibatasi pada jumlah minimal investasi 50 Miliar sehingga ada keleluasan bagi investor sebesar-besarnya untuk beinvestasi di Batam,
  2. Mengharapakn BP Batam menindaklanjuti regulasi di pelabuhan secara keseluruhan yang dinilai memberatkan proses ekspor dan impor perusahaan,
  3. Mulai mengacu pada negara tetangga yang sedang bersaing dengan Batam yakni Vietnam yang telah lebih dulu menggunakan sistem Just in Time di pelabuhan,
  4. Revisi Perka adalah mengakomodir kepentingan bersama dan melibatkan semua pihak didunia usaha agar tidak menghasilkan Perka Sepihak,
  5.  Mewujudkan Master Plan Batam dimana mengakomodir arah pengembangan Batam sebagai poros maritim.

6.       
(R/lian)

Posting Komentar

Disqus