Ads (728x90)

Dilihat 0 kali


BATAM, Realitasnews.com – Walikota Batam, H Rudi SE mengatakan akan tetap komitmen menerapkan angkutan modern di Kota Batam. Ia menhyarankan agar seluruh pemilik mobil metrotrans untuk melakukan peremajaan.

 “Saya akan tetap komitmen untuk memajukan tranfortasi modern di Kota Batam, untuk itu saya mengharapkan ke depannya angkutan metrotrans melakukan peremajaan dan memberikan pelayanan terbaik,” kata Walikota Batam, H.M Rudi SE kepada sejumlah awak media usai menggelar pertemuan dengan para supir angkutan umum yang menggelar aksi demo di Kantor Walikota Batam, Kamis (8/3/2018).

Walikota Batam juga menyebutkan terkait persoalan taksi Online adalah wewenang dari Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, Ia akan memberikan masukan kepada Gubernur Kepri mengenai masalah taksi online ini.

Sebelumnya ratusan supir angkutan umum yang bergabung dalam Persatuan Supir Metrotrans ( Persomet) Batuaji melakukan aksi unjuk rasa di kantor Walikota Batam, Kamis pagi (8/3/2018).

Mereka mendesak agar Pemerintah bersikap tegas terhadap supir online yang hingga saat ini beroperasi walau tanpa memiliki ijin akibatnya penghasilan mereka menjadi berkurang.

Salah soerang orator, Binsar dalam orasinya mengatakan taksi online itu bersama taksi plat hitam tidak memiliki ijin namun mengapa mereka bisa bebas beroperasi mengangkut penumpang  akibatnya penghasilan mereka menjadi kurang.

Ia mengatakan bahwa keberadaan taksi online dan taksi plat hitam sudah sangat meresahkan mereka lantaran taksi online dan taksi plat hitam sudah berani mengambil penumpang di trayek yang sudah disediakan bagi penumpang angkutan  seperti di Panbil, Muka Kuning, Batamindo, ABB, Top 100 Batuaji, SP, Aviari, Rumah Sakit, Puskopkar, PJB dan Tanjung Uncang.

“ Kami mengharapkan agar aspirasi kami di perhatikan atau kami akan turun ke jalan lagi,” katanya.
Para pendemo mengharapkan agar instansi terkait segera menindak taksi online dan taksi plat hitam untuk menjaga agar Batam tetap kondusif.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Yusfa Hendri mengatakan taksi Aplikator online adalah sebagai penyedia aplikasi dan pengemudi seharusnya memiliki badan usaha, maupun koperasi.

“ Pihak kami telah menyurati seluruh aplikoator agar tidak merekrut driver lagi,” kata Yusfa Hendri

(SR/Lian)

Post a Comment

Blogger Disqus