Ads (728x90)

Dilihat 0 kali




BATAM, Realitasnews.com – Sedikitnya 35 pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) mendatangi kantor PT Telkom Witel Ritel, Sekupang, Batam tepatnya gedung Graha untuk menandatangi kucuran dana pinjaman, Jumat (16/3/2018).

Pelaku UKM itu mendapat kucuran bantuan dana pinjaman Triwulan I tahun 2018 setelah terlebih dahulu menyurvei dari usaha mereka. 

Asman CDC Witel Rikep Irdham menyebutkan kucuran dana pinjaman itu  disebut program Kemitraan.

Setelah pada pelaku UKM menandatangani perjanjian  pinjaman itu, Irdham memberikan pengarahan bagaimana melakukan pembayaran cicilan melalui bank Mandiri dan BNI. 

Ia juga menyarankan agar pelaku usaha menjalan usahanya dengan benar dan selalu mencatat untung ruginya setiap hari.

"Kami harapkan sekali 6 bulan bapak/ ibu datang ke kantor PT Telkom ini untuk melaporkan perkembangan usahanya," katanya. 

Kegiatan ini juga dihadiri oleh General Maneger PT Telkom Witel Ritel cabang Batam, Ia mengharapkan agar pelaku UKM setelah mendapat dana pinjaman dapat meningkatkan usahanya dan menjadi pelaku UKM  yang mandiri.

Humas PT Telkom Witel Ritel, Mariadi menjelaskan kucuran dana pinjaman ini merupakan amanah Undang-Undang untuk membantu pelaku UKM agar meningkatkan ekonomi kerakyatan sehingga dapat mengentaskan kemiskinan.

"Dana pinjaman ini dari keuntungan perusahaan PT Telkom Witel Ritel," katanya.

Ia menyebutkan dana yang dikucurkan untuk membantu UKM kurang lebih Rp 2 miliar,- Dikatakannya, PT Telkom Witel Ritel ini perusahaan BUMN dan milik kita bersama. 

"Jadi dari kita untuk kita untuk itu pembayaran cicilannya harus lancar," himbaunya.

Pinjaman  yang diberikan kepada pelaku UKM ini bervariasi ada yang Rp 15 juta,- Rp 20 juta,- ada juga Rp 75 juta,-

Kegiatan ini juga dirangkai dengan acara tanya jawab, para pelaku usaha menjelaskan seluruh kendalanya dan mempromosikan usahanya.

Pelaku UKM ini yang mendapat pinjaman memiliki berbagai usaha seperti ; usaha sembako, bengkel, kuliner, kerajinan dan lainnya. 

(IK/Lian)


Post a Comment

Blogger Disqus