Ads (728x90)

Dilihat 0 kali



BATAM, Realitasnews.com -  Ratusan buruh yang mengatasnamakan dirinya Aliansi Serikat Buruh dan Pekerja dari FSPMI, FSPSI dan SBSI Batam kembali menggelar aksi demo di Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam, Selasa, siang (13/02/2018).

Mereka menuntut Upah Minimum Sektoral (UMS) Kota Batam yang hingga saat ini angkanya belum ditetapkan.

Salah seorang anggota FSPSI, Taufiq mengatakan, penetapan UMS Kota Batam ini seharusnya sudah dilakukan seperti di Kota-Kota besar lainnya. 

"Hari ini kita disini, akan mengawal jalannya rapat sampai adanya keputusan terkait UMS Kota Batam yang mana besarnya 5, 10, dan 15% dari UMK," katanya saat ditemui awak media di Kantor Disnaker Kota Batam, Sekupang - Batam.

 Menurutnya, besar Upah Minum Kota (UMK) tidak sebanding dengan kebutuhan sehari-hari yang mana mulai naik, dan kepada pihak Pengusaha untuk dapat memahami hal tersebut. 

"Kepada pihak Pengusaha dimana hati nurani kalian, hanya mau menetapkan UMK, sementara kita bekerja diberbagai Sektor (lapangan dan dalam ruangan.red), ungkap Anggota FSPSI dalam orasinya.

 Dari pantauan infokepri.com dilapangan, aksi demontrasi buruh dan pekerja sempat membuat akses jalan lumpuh serta melakukan orasi di luar kantor Disnaker Kota Batam.

 Dan dalam pengamanan aksi demontrasi ini pihak keamanan dari kepolisian menurunkan puluhan personil anti huru hara dan satu unit Mobil Water Canon.

(IK/Lian)

Post a Comment

Blogger Disqus