ads

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Sponsor

 Space Iklan Kosong...!! Pajang iklan Anda disini Hubungi Redaksi
Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)
 
SIAK, Realitasnews.com  - Wakil Bupati Siak, Alfedri meninjau lokasi banjir yang merendam ratusan rumah di tiga desa dan satu kelurahan di Perawang, Kecamatan Tualang, pada Minggu tadi malam.
Kedatangan Wabup yang sekaligus membawa bantuan sembako disambut dengan antusias oleh warga setempat, sebab ratusan rumah di wilayah itu sudah sejak Jumat terendam banjir mencapai selutut orang dewasa.


"Korban banjir pada hari ketiga, Minggu malam di Kecamatan Tualang bertambah dengan jumlah sebanyak 608 kepala keluarga (KK), sebab hujan masih turun," kata Wabup Siak Alfedri di Siak, Senin (1/5/2017).

Seperti diinformasikan sebelumnya, ratusan rumah warga yang tersebar di tiga desa/kampung, dan satu kelurahan, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak terendam banjir sejak Jumat pagi lalu, karena tingginya intensitas hujan beberapa hari belakangan ini mengakibatkan anak sungai Perawang Besar (Zaitun) meluap ke pemukiman warga sekitar.

Desa/kampung yang terdampak banjir di antaranya, Kampung Tualang di RW 09, RW 05 dan RW 01, Perawang Barat tepatnya di perumahan Cendrawasih, Kampung Pinang Sebatang serta Kelurahan Perawang di Jalan Belakang Pipa di RT 04, 05, 07 dan 08, dan juga RW 01.

Diantara empat wilayah yang terendam banjir tersebut, terbanyak merendam permukiman warga yakni di Kampung Tualang, sebab berdekatan dengan parit dan kawasan lebih rendah dari yang lainnya.

"Warga yang terkena banjir harus tetap waspada dan sabar, karena ini merupakan musibah atau cobaan. Mudah-mudahan banjir cepat surut dan berakhir," pesan Alfedri kepada warga.

Ia juga meminta kepada Camat Tualang agar meningkatkan keamanan seperti mengatur jadwal piket. Hal ini guna menjaga dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan di saat ada musibah banjir seperti aksipencurian.

"Jangan sampai saat tidak ada orang di rumah atau sedang berada di posko, maling memanfaatkan musibah ini untuk mencuri. Untuk itu camat dan satpol PP harus mengatur piket," pintanya.

Sementara, Camat Tualang Zalik Efendi membenarkan jumlah banjir di Kecamatan Tualang pada hari ketiga bertambah, karena hujan deras turun dini hari menyebabkan debet air kembali naik ke permukaan.

Pantauan di Kampung Tualang pada Minggu malam, terlihat sebagian besar air masuk kedalam rumah warga. Sedangkan di Kelurahan Perawang air sudah mulai surut, hanya tersisa di rumah masyarakat yang berada di dataran rendah yang masih terendam banjir.

(okezone.com)

About Redaksi News

www.realitasnews.com Terwujud sebagai portal berita independen dan menyuguhkan informasi kepada masyarakat serta mengungkap fakta dengan data.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

Top