Ads (728x90)



Dilihat 0 kali



ASAHAN, Realitasnews.com – Pada H minus 2 hari raya Idul Fitri 1439 H, Kepala Dinas  Koperasi dan Perdagangan beserta rombongannya melakukan monitoring harga Sembako dan makanan berbahaya atau yang sudah kadaluarsa, kebeberapa pasar yang ada di Kota Kisaran, Rabu (13/6/2018).

Ketua Tim Monitoring tersebut adalah Kadis Koperasi dan Perdagangan, Witoyo, Kadis Kesehatan, Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kadis Kominfo Kabupaten Asahan, Kepala Bagian Ekonomi,Seketaris Daerah Kabupaten Asahan.

Monitoring dilakukan di Pasar Inpres di Jalan Diponegoro dan Pasar Inpres Bakti, Kisaran. Tim monitoring menemui para pedagang dan memeriksa barang dagangannya.

Kadis Koperasi dan Perdagangan, Witoyo mengatakan setelah dilakukan monitoring, harga sembako di Kabupaten Asahan masih stabil, jika ada kenaikan harga kenaikannya tidak melambung tinggi masih dianggap wajar.

“Tim Monitoring juga belum menemukan bahan makanan yang kadarluarsa,” katanya.

Sementara itu, Bupati Asahan Drs H Taufan Gama Simatupang MAP melalui Kadis Komunikasi dan Informatika kabupaten Asahan, Rahmad Hidayat mengatakan dalam menyambut hari raya Idul Fitri 1439 H, diharapkan para pedagang tidak menaikkan harga sembako dan sayur mayur secara sepihak agar dapat terjangkau oleh masyarakat dengan demikian akan terwujud misi dan visi Pemkab Asahan yang Reliqius Sehat Cerdas dan Mandiri.

(Nes)

Post a Comment

Disqus