Ads (728x90)


postviews postviews postviews

Dilihat kali




ASAHAN, Realitasnews.com
–  Bupati Asahan, Taufan Gama Simatupang menyebutkan secara persentasi Pendapatn Asli Daerah (PAD) Kabupaten Asahan tahun 2017 ini menurun jika dibandingkan dengan tahun 2016 lalu namun jika dilihat dari angka PAD Kabupaten Asahan tahun 2017 meningkat dari tahun yang lalu.

“ Peningkatan PAD tahun 2017 itu berkat kerja keras dari OPD yang bertanggung jawab,” kata Bupati Asahan, Taufan Gama Simatupang dalam pidato tertulisnya yang dibacakan oleh Wakil Bupati Asahan, H Surya BSc saat rapat paripurna di DPRD kabupaten Asahan dengan agenda Penyampaian Nota Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi, Kamis (28/6/2018).

Penjelasannya tersebut sebagai jawaban atas pertanyaan dari Fraksi  Golkar, PAN dan Demokrat.

Ia menyebutkan angka PAD dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Fakto eksternal seperti kewenangan Pemerintah Pusat dan Propinsi Sumut serta keterkaitan izin yang dikeluarkan oleh pemerintah provinsi Sumut  ikut dalam menentukan kebijakan sehingga mempengaruhi PAD kabupaten Asahan selain itu ada beberapa pajak daerah yang dibatalkan oleh Pemerintah pusat .

Wabup Asahan juga menjawab atas pandangan umum dari fraksi PAN yang menyebutkan hampir setiap OPD memiliki dana SILPA.

“Mengenai adanya dana SILPA kami telah mengintruksikan kepada seluruh Kepala OPD agar kedepan lebih maksimal menyerap anggaran,” katanya.

Terkait realisasi pendapatan dari RSUD Haji Abdul Manan Simatupang yang kemampuan pendapatannya hanya berkisar Rp 35 milyar,- pertahun, yang sudah tentu angka tersebut tidak mampu untuk membiayai seluruh kebutuhan rumah sakit tersebut, Wabup Asahan menyebutkan telah memerintahkan instansi terkait agar ke depannya lebih prduktif lagi.

Wabup Asahan juga menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksaan Keuangan Perwakilan Sumut laporan Keuangan Pemkab Asahan Tahun Anggaran 2017 meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

(Nes)

Post a Comment

Disqus