Ads (728x90)



Dilihat 0 kali



ASAHAN, Realitasnews.com
- Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Asahan mengunjungi Krismanto penderita tumor ganas stadium akhir  di rumahnya di Gedangan Kecamatan Pulo Bandring, Kabupaten Asahan, Sabtu (23/6/2018).

Padahal  Krismanto baru saja tamat dari SMK dan telah  divonis dokter terkena penyakit tumor ganas stadium akhir  dan kini hanya terbaring di rumahnya.

Menurut abangnya, Marjuki awalnya Krismanto hendak mengambil daun pelepah kelapa sawit yang terendam di dalam parit tiba-tiba saja  ada yang menggigit tangannya.

“ Karena gigitan itu, awalnya tangannya hanya gatal-gatal saja,  sangking gatalnya ia sering menggaruknya, dua bulan kemudian tangannya bengkak atau membentuk benjolan kecil lama kelamaan membesar,” katanya.

Tidak berapa lama kemudian, katanya, tangannya itu terasa sakit dan membawanya ke Rumah Sakit untuk berobat  kemudian dokter menyebutkan Krismanto terkena tumor ganas stadium akhir.

Ketua PC PMII kabupaten Asahan,  Adlin Panjaitan mengatakan seluruh Pengurus Cabang PMII Asahan merasa prihatin dan melakukan bakti sosial ke rumah Krismanto sambil memberi bantuan bingkisan untuk meringankan keluarga Krismanto.

“ Semoga pihak keluarga dapat terbantu dengan bantuan kami ini dan mereka tidak bosan membawa Krismanto berobat,” katanya

Ia juga mengharapkan perhatian dari Dinas terkait Pemkab Asahan agar dapat membantu meringankan biaya perobatannya.

Sarti ibu kandung dari Krismanto mengucapkan terima kasih atas bantuan dari PC PMII kabupaten Asahan. Ia sangat mengharapkan doa dari para mahasiswa agar Tuhan dapat memberikan mujizat sehingga putranya dapat sembuh.

“ Saya mengucapkan banyak terima kasih ya kepada PC PMII kabupaten Asahan, mohon doanya ya supaya putra saya sembuh dari penyakitnya,” kata Sarti sambil mengusap wajahnya lantaran tak kuasa membendung air matanya.

Sambil menangis Sarti melanjutkan omongannya dan mengatakan semoga Tuhan membalas kebaikan mereka.

“Semoga  Tuhan membalas amal baik dari adik adik mahasiswa ya ,” katanya dengan nada haru.

(Nes)

Post a Comment

Disqus